Sabtu, 30 Mei 2020

Permintaan Ekspor Meningkat, Kopi Ber-SNI Harus Mendunia

- 8 Maret 2020, 14:56 WIB
BSN menggelar Festival Kopi Ber-SNI di Thamrin 10, Jakarta, hari ini, Minggu, 8 Maret 2020.* /

Jumlah produksi kopi Indonesia mencapai 12 juta karung per tahun.

 Baca Juga: Antisipasi Penyebaran Virus Corona, Sekolah Diimbau Tidak Karya Wisata ke Luar Daerah

Untuk bisa mendunia, menurut Bambang, ada sejumlah standardisasi yang harus dipenuhi pelaku industri kopi tanah air, salah satunya SNI.

Ia mengatakan, ada enam SNI mengenai kopi yang sudah ditetapkan BSN untuk menghasilkan kopi berkualitas.

Keenam SNI tersebut adalah: SNI 01-3542-2004 kopi bubuk, SNI 2907:2008 biji kopi, SNI 7708:2011 kopi gula krimer dalam kemasan, SNI 2983:2014 kopi instan, SNI 4314:2018 minuman kopi dalam kemasan, dan SNI 8773:2019 kopi premiks. 

 Baca Juga: Panic Buying Virus Corona Terjadi di Cianjur, Kepolisian Awasi Penjualan Masker

Ia mengatakan, dari keenam SNI tersebut satu diantaranya merupakan SNI wajib, yaitu SNI 2983:2014 kopi instan. 

"Kami mendorong agar pelaku industri kopi lain yang belum menerapkan SNI segera mengimplementasikannya," ujar Bambang.

Ia menuturkan, SNI merupakan jaminan kualitas dan mutu bagi produk Indonesia, termasuk kopi.

 Baca Juga: Ikut Rayakan International Women's Day, Hannah Al Rashid Serukan Kesetaraan Gender

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X