Selasa, 26 Mei 2020

Polri Tetapkan 30 Tersangka Penimbunan Masker dan Hand Sanitizer

- 6 Maret 2020, 16:33 WIB
ILUSTRASI masker. //pexels/Anna Shvets

PIKIRAN RAKYAT - Kepala Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri Listyo Sigit Prabowo mengatakan, pihaknya telah menetapkan 30 tersangka terkait penimbunan masker dan hand sanitizer.

Kasus penimbunan tersebut terjadi di 17 wilayah.

"Kami telah memerintahkan seluruh anggota Bareskrim untuk mengecek secara langsung ke distributor, agen, maupun produsen di seluruh wilayah Indonesia terkait isu kelangkaan produk masker dan hand sanitizer yang juga menimbulkan lonjakan harga terhadap produk tersebut,” ujarnya di Jakarta, Kamis 6 Maret 2020.

Baca Juga: Mantan Staf Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto Segera Disidang Buntut Kasus KPU

Menurut Listyo, saat ini ada 17 kasus yang dilakukan penyelidikan oleh Bareskrim, terkait dengan upaya penimbunan. Dari kasus itu, 30 tersangka yang merupakan distributor sedang dalam proses pemeriksaan. 

"Ada 822 kasus untuk 61.550 lembar masker dan 138 kardus hand sanitizer yang saat ini sedang diamankan Bareskrim. Kasus penimbunan tersebut terjadi di 17 wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Kepulauan Riau, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, dan Sulawesi," ujarnya.

Baca Juga: Duet Pertama Kakak Beradik Vanesha Prescilla dan Sissy Prescilia Tersaji di Film Backstage

Selain itu, Polri juga tengah menangani 4 kasus hoaks yang sedang diproses. Sementara satu kasus hoaks sedang diselidiki, terkait penyebaran isu-isu atau informasi yang tidak sesuai fakta di lapangan yang mengakibatkan keresahan dan kepanikan di masyarakat. 

“Sejauh ini, kasus tersebut akan kami proses hukum secara individu. Namun, dalam perkembangannya tidak menutup kemungkinan juga berkembang jadi korporasi,” kata Listyo.

Dia meminta masyarakat untuk tidak panik. “Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, apa yang dibutuhkan masyarakat saat ini dalam keadaan cukup,” ungkapnya.

Baca Juga: Digitalisasi Dorong Kinerja Positif Perbankan, Arief : Mampu Mengoptimalkan Fungsi Jaringan Kantor

Listyo juga menegaskan, Polri akan terus mengawasi proses distribusi bersama dengan Kemendag terkait dengan ketersediaan masker dan sembako.

“Mencari untung itu boleh, tapi dalam situasi masyarakat yang membutuhkan seperti saat ini, kita imbau kepada para pelaku usaha untuk memperhatikan masyarakat yang saat ini sedang sangat membutuhkan. Jadi, silakan disalurkan jangan ditimbun, sehingga menimbulkan kelangkaan dan membuat masyarakat panik,” ujar Listyo. ***

Halaman:

Editor: Syamsul Bachri


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X