One Pesantren One Product (OPOP) Dorong Kemandirian Ekonomi Pesantren, Pendaftaran Sudah Dibuka Sejak 1 Maret 2020

- 6 Maret 2020, 15:00 WIB
PELEPASAN Delegasi One Pesantran One Product (OPOP) yang akan mengkuti pada 7th OIC (Organization of Islamic Cooperation) Halal Expo 2019 di Istanbul, Turki, pada 28 Oktober 2019-1 Desember 2019.* /RIKA RACHMAWATI/"PR"

PIKIRAN RAKYAT - Pendaftaran program One Pesantren One Product (OPOP) sudah dibuka sejak 1 Maret dan direncanakam ditutup pada 31 Maret 2020.

Seperti 2019, tahun ini jumlah peserta program OPOP ditargetkan mencapai 1.000 pesantren.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil (KUK) Jabar, Kusmana Hartadji, mengatakan, pendaftaran program OPOP dibuka secara online melalui opop.jabarprov.go.id.

Baca Juga: IPB Masuk Kampus Top 100 Besar Dunia 5 Tahun Berturut-turut, Nizam : Capaian yang Patut Diapresiasi

Berbeda dengan tahun lalu, tahun ini peserta OPOP diwajibkan memiliki Nomor Statistik Pondok Pesantren (NSPP).

"Pendaftaran sudah dibuka dan antusias pesantren sangat besar," katanya.

Hal itu, menurut dia, tidak terlepas dari kesuksesan penyelenggaraan OPOP pada 2019.

Baca Juga: Tak Diboyong ke Malang, Zulham Zamrun Enggan Sia-siakan Kesempatan Jika Bermain

Apalagi pada tahun pertamanya OPOP menuai pujian dari berbagai pihak, termasuk negara-negara Islam.

Ia mengaku optimistis, target peserta tahun ini akan tercapai.

Bahkan, menurut Kusmana, tidak tertutup kemungkinan akan membludak, seperti pada periode pendaftaran tahun lalu.

Baca Juga: 27 Pelajar di Bekasi Ditangkap Lantaran Tawuran, Mereka Berbekal Celurit yang Dibeli Online

Audisi tahap I OPOP 2020 dijadwalkan akan dimulai pada 1-30 April, kemudian akan dilanjutkan dengan temu bisnis pada Juni 2020.

Halaman:

Editor: Syamsul Bachri


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X