Redam Dampak Penyebaran Virus Corona, Pemerintah Keluarkan Paket Stimulus Kedua

- 4 Maret 2020, 17:33 WIB
ILUSTRASI ekspor /Pixabay

PIKIRAN RAKYAT - Paket stimulus kedua untuk meredam dampak penyebaran virus Corona atau Covid 19 akan segera dirilis. Pemerintah akan mengangarkan dana lebih dari Rp 10 triliun untuk program tersebut.

Menteri Koordinator Bidang Perekonimian Airlangga Hartarto mengatakan, paket stimulus tahap dua ini bertujuan untuk menjaga kelancaran rantai pasokan barang. Saat ini rantai pasok tersebut terganggu akibat dampak penyebaran Covid 19 di Tiongkok.

Baca Juga: Mahfud MD Sebut Plt Bupati Cianjur Cari Panggung dalam Fenomena Corona di Indonesia, Herman Suherman Beri Tanggapan

Airlangga mengatakan, paket kebijakan ini sudah dilaporkan ke presiden dan sedang dalam tahap finalisasi. "Kira-kira ada delapan paket kebijakan yang disiapkan. Empat terkait prosedural dan empat terkait fiskal yang kita komunikasikan dengan Menkeu," ujar dia pada Rapat Koordinasi Nasional Kementrian Perdagangan, Rabu 4 Maret 2020.

Kebijakan di bidang prosedural ada empat. Pertama adalah menyederhanakan aturan tata niaga  ekspor impor

Kedua, pemerintah akan mengurangi atau jika memungkinkan menghapus berbagai ketentuan Larangan-Pembatasan (Lar-Tas) atau Tata Niaga Ekspor.

Baca Juga: Ganjar Pranowo Peringatkan Oknum yang Berani Main Harga dan Timbun Masker di Tengah Wabah Virus Corona

Ketiga adalah mempercepat proses impor, terutama yang dilakukan oleh 500 importir dengan  reputasi terpercaya (reputable importer). Dan, kebijakan keempat adalah mengurangi biaya logistik pelabuhan.

loading...

Sementara kebijakan stimulus di bidang fiskal adalah berupa relaksasi pajak penghasilan dan bea masuk. Kebijakan tersebut diharapkan dapat melancarkan proses perdagangan antar negara.

Dia mengatakan, pemerintah juga berkoordinasi dengan Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk melakukan stabilisasi di bidang keuangan. Salah satunya kebijakan mengenai pasar keuangan dan valas.

Baca Juga: Tersusun, Protokol Penanganan COVID-19 di Indonesia

"BI kemarin sudah turunkan suku bunga lima kali. Nah pemerintah dorong agar transmisi penurunan suku bunga bisa disalurkan ke perbankan nasional. Begitu juga OJK yang melakukan relaksasi terhadap non performing loan," ujarnya.

Menteri Perdagangan Agus Suparmanto mengatakan, kemudahan impor merupakan arahan presiden untuk merespon dampak penyebaran Corona yang berada di luar dugaan. Hal ini bertujuan agar industri dapat memperoleh bahan baku dengan mudah.

Halaman:

Editor: Syamsul Bachri


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X