Minggu, 5 April 2020

Larangan Sementara Ibadah Umrah, Pengusaha Travel Minta Pemerintah Carikan Solusi

- 27 Februari 2020, 15:49 WIB
PETUGAS travel haji dan umrah, menunggu pengunjung pada Pameran Umrah Haji Se-Jabar, di Trans Studio Mall, Jalan Gatot Subroto, Kota Bandung, Kamis, 27 Februari 2020. Pemerintah Arab Saudi melarang umrah dan ziarah ke Masjid Nabawi, seiring penyebaran virus Corona.* /ADE BAYU INDRA/PR

PIKIRAN RAKYAT – Larangan sementara ibadah umroh yang diberlakukan pemerintah Arab Saudi terkait penyebaran Virus Corona mengejutkan travel haji dan umroh di Indonesia.

Sarikat Penyelenggara Umrah Haji Indonesia (Sapuhi) mengaku prihatin dengan kebijakan tersebut.

 Baca Juga: Banyak Tampung Napi Pindahan, Lapas Purwokerto Over Capacity 60 Persen

Ketua Sapuhi, Syam Resfiadi, meminta agar pemerintah mencarikan solusi untuk mereduksi potensi kerugian materiil dan imateriil yang akan menimpa agen travel dan jemaah umrah Indonesia.

Begitu juga dengan potensi kerugian yang akan dialami vendor-vendor yang bekerja sama dengan travel umrah.

 Baca Juga: Empat Anggota Skuter di Garut Diamankan Polisi

"Kami berharap, uang jemaah yang sudah dibayarkan ke maskapai untuk pembelian tiket, pihak hotel untuk pemesanan kamar, dan visa umrah tidak hangus agar kami para travel tidak mengalami kerugian," ujarnya, pada Pameran 'Umroh Juara' di Trans Studio Mall (TSM), Jln. Gatot Subroto, Bandung, Kamis, 27 Februari 2020. 

Menurut dia, permintaan solusi tersebut telah disampaikan Sapuhi kepada Presiden Joko Widodo melalui surat bernomor 202.ADN/DPP/SAPUHI/II/2020.

Dalam surat tersebut Sapuhi juga meminta agar pemerintah, khususnya Kementerian Agama, memberikan sosialisasi dan edukaai terkait kebijakan pemerintah Arab Saudi tersebut.

 Baca Juga: Ridwan Kamil Tanggapi Sindiran Tak Punya Hati dari Anggota Komisi V DPR RI karena Absen Rapat

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X