Kamis, 9 April 2020

UKM yang Kantongi SNI Bisa Menjajal Pasar Ekspor, Uu : Jangan Jago Kandang

- 26 Februari 2020, 16:52 WIB
PENGUNJUNG memilih kerajinan hasil perajin UKM Jabar.*/ADE BAYU INDRA/”PR” /Ade Bayu Indra

PIKIRAN RAKYAT - Pelaku usaha kecil menengah (UKM) Jawa Barat (Jabar) didorong untuk menerapkan standar nasional Indonesia (SNI).

Penerapan SNI akan meningkatkan daya saing dan mempermudah UKM dalam memperluas pasar, baik di dalam maupun  luar negeri.

Demikian diungkapkan Kepala Badan Standardisasi Nasional (BSN), Bambang Prasetya, pada Peresmian Kantor Layanan Teknis (KLT) BSN di Gedung Graha Pos Indonesia, Jln. Banda, Bandung, Rabu, 26 Februari 2020.

Baca Juga: Universitas Terbuka Bandung Buka Program S3 Online

Menurut Bambang, jumlah UKM yang sudah menerapkan SNI di Indonesia, termasuk di Jabar, masih rendah.

"SNI akan meningkatkan kepercayaan dan memberikan rasa aman bagi konsumen, karena produk yang dipasarkan sudah memenuhi standardisasi," tuturnya.

Berdasarkan data BSN, hingga saat ini, jumlah industri yang sudah menerapkan SNI di Indonesia mencapai 19.498 industri. Sementara UKM binaan BSN yang sudah mengantongi SNI mencapai 100 unit.

Baca Juga: Wujudkan Jabar Juara, Wagub Uu Ruzhanul Ulum Beri Pesan Ini Kepada Sarjana

Total, BSN memiliki 707 UKM binaan. Dari jumlah tersebut 53 diantaranya berada di Jabar.

Dengan mengantongi SNI, menurut dia, UKM didorong untuk naik kelas. UKM juga akan memiliki keunggulan dalam berkompetisi dengan produk impor, bahkan berpotensi besar untuk dapat menjajal pasar ekspor.

"Untuk ekspor, UKM harus terlebih dahulu memenuhi sejumlah persyaratan, termasuk standardisasi negara tujuan dan SNI," katanya.

Baca Juga: Dampak Virus Corona COVID-19, Pemerintah Bebaskan Pajak Hotel hingga Diskon Penerbangan Domestik

Biaya yang dibutuhkan untuk mengantongi SNI, menurut dia, bervariasi, sekitar Rp 5 juta-Rp 20 juta. Namun, tidak tertutup kemungkinan biayanya di bawah Rp 5 juta, tergantung jumlah uji laboratorium yang dibutuhkan.

Halaman:

Editor: Syamsul Bachri

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X