Selasa, 7 April 2020

KUR Tak Efektif Dongkrak Ekonomi Indonesia, Chairul : Karena Penyalurannya Tidak Merata

- 26 Februari 2020, 16:08 WIB
ILUSTRASI bank.* /DOK PR

PIKIRAN RAKYAT - Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang disalurkan oleh Bank BUMN atau yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), dinilai belum efektif mendokrak pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Padahal nilai KUR terus meningkat, tahun 2019 saja mencapai Rp 130,7 triliun.

Hal itu diungkapkan oleh anggota DPR RI Komisi VI Chairul Anwar, saat dihubungi, Rabu, 26 Februari 2020.

Baca Juga: Curug Sawer Cililin, Air Terjun dari Bandung Barat dengan Nuansa Alam Eksotis

“Saya mengkritisi efektifitas KUR yang disalurkan oleh Himbara, yang kurang berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi," kata Chairul.

Total penyaluran KUR Himbara tahun 2019 sebesar Rp 130,7 triliun. "Naik dari tahun-tahun sebelumnya yaitu Rp  120 triliun tahun 2018 dan Rp 96,7 triliun tahun 2017,” ungkap Chairul.

Seperti diketahui pertumbuhan ekonomi Indonesia di pemerintahan Jokowi stagnan diangka 5 %, bahkan tahun 2019 turun menjadi 5,02% dimana tahun 2018 sebesar 5,17%. 

Baca Juga: Kepala BNPB Sebut Kerusakan Lingkungan di Hulu Sungai Penyebab Utama Banjir Karawang

Menurut Chairul ada beberapa hal yang menyebabkan kurang efektifnya KUR yang disalurkan Bank BUMN.

“Faktor yang menyebabkan kurang efektifnya KUR tehadap pertumbuhan ekonomi, diantaranya adalah komposisi penyaluran KUR sektor produksi yang masih di bawah target," ucapnya.

Target tahun 2019 penyaluran sektor produksi hanya 52% dari target 60%. "Ke depan KUR sektor produksi harus digenjot lagi, karena hal itu lah yang diharapkan mampu menggangkat laju perekonomian,“ jelas Anggota DPR RI dari Dapil Riau ini. 

Baca Juga: Memeras dengan Janji Menjadikan Pegawai Honorer, Seorang Pejabat Pemkab Bandung Barat Didakwa Korupsi

Selain itu politisi PKS ini juga menyoroti kurang meratanya penyaluran KUR di seluruh Indonesia.

Halaman:

Editor: Syamsul Bachri

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X