Kamis, 4 Juni 2020

Kemenkop dan UKM Rampingkan Struktur Organisasi untuk Efisiensi

- 26 Februari 2020, 10:38 WIB
SEKRETARIS Kementerian Koperasi UKM, Rully Indrawan, berbicara pada Rapat Koordinasi Pusat dan Daerah, Forum Perencanaan Perangkat Daerah Dinas Koperasi dan Usaha Kecil (KUK) Provinsi Jawa Barat (Jabar) 2020, di Jatinangor, Sumedang, Selasa 25 Februari 2020.* /RIKA RACHMAWATI/PR

Sistem pengembangan KUMKM ke depan, menurut dia, juga akan fokus pada komunitas, misalnya berdasarkan sektor produksinya.

"Ini dilakukan karena jumlah UMKM sangat banyak yaitu 64 juta, koperasi 126 ribu, yang usahanya bermacam-macam," tuturnya.

Baca Juga: Tiga Petenis Top Dunia Tergabung dalam Grup Whats App Eksklusif, Novak Djokovic: Akrab dan Baik secara Pribadi ataupun Profesional

Ke depan, menurut dia, Kemenkop ingin memiliki koperasi yang fokus pada sektor tertentu, sehingga memiliki hasil yang terukur.

Ia mengatakan, prioritasnya pada koperasi sektor riil yang mampu melakukan ekspor, kita juga akan membantah opini publik bahwa koperasi itu kesannya simpan pinjam, padahal kan tidak hanya itu.

Baca Juga: Hari Kedua Siaga Banjir, 1.002 Gardu di Jawa Barat Sudah Kembali Menyala

"UMKM kalau tidak mampu melakukan ekspor satu per satu, maka kalau dalam komunitas akan mudah melakukan ekspor, itu filosofisnya. Maka UMKM dan Koperasi jangan dipolarisasikan," tuturnya.

Di tempat sama Kepala Dinas KUK Jabar, Kusmana Hartadji, mengaku mengapresiasi rencana perampingan struktur di Kementerian Koperasi dan UKM.

Baca Juga: Konser Kim Jae-joong Ditunda, Promotor: Tiket Berlaku untuk Tanggal Baru sedangkan Pengembalian hingga Batas Waktu Ini

Menurut dia, perampingan tersebut akan mempermudah daerah saat membutuhkan sesuatu yang terkait dengan pemberdayaan Koperasi dan UKM.

Halaman:

Editor: Ari Nursanti


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X