Sabtu, 4 April 2020

Waskita akan Divestasi Empat Jalan Tol, Salahsatunya Ruas Kanci-Pejagan

- 24 Februari 2020, 18:21 WIB
FOTO udara Jalan Tol Cikopo-Palimanan KM 146 di Majalengka, Jawa Barat, Minggu, 19 Mei 2019. Pemerintah akan menerapkan sistem pemberlakuan lalu lintas satu arah di ruas Tol Trans Jawa dari KM 29 Cikarang ke KM 263 Brebes pada 30 Mei hingga 2 Juni untuk mengurai kemacetan saat arus mudik Lebaran 2019.*/ANTARA /null

PIKIRAN RAKYAT - Waskita Toll Road akan melakukan divestasi atau menjual empat ruas jalan tol tahun ini. Sejauh ini, kata Direktur Utama Waskita Toll Road Herwidiakto, sudah ada calon investor baik dari dalam maupun luar negeri yang berminat terhadap jalan tol tersebut.

Herdiwiakti mengatakan, Waskita Toll Road sebelumnya memiliki konsesi 18 ruas jalan tol.

Dua diantaranya telah divestasi, sehingga kini tersisa 16 ruas jalan tol. Sembilan  diantara jumlah tersebut berada di Trans Jawa sepanjang 239 kilometer.

Baca Juga: BI Pangkas Bunga Acuan, Stimulan Bagi Perekonomian Dalam Negeri

Pada 2020, Waskita berencana melepas 4 ruas tolnya. Tiga tol yang sedang berproses ada di tol trans Jawa, yaitu ruas tol Kanci-Pejagan, Pejagan-Pemalang, serta Pasuruan-Probolinggo.

Sementara satu ruas tol lagi masih belum ditentukan secara pasti. "Satunya lagi lihat yang mana kira kira pas untuk divestasi. Kan harus dikaji semua, kalau lepas mana yang backup," ujarnya di ruas tol Kanci-Pejagan di Cirebon, Senin, 24 Februari 2020.

Dia mengatakan, divestasi tersebut ditargetkan selesai awal triwulan IV.  "Targetnya semua selesai tahun ini," ujar dia.

Baca Juga: Fakta Baru Skandal Meikarta yang Jerat Mantan Sekda Jabar Iwa Karniwa Akhirnya Terkuak

loading...

Saat ini, katanya, sudah ada investor, baik domestik maupun asing yang berminat terhadap ruas jalan tol tersebut. Namun pihaknya akan mengutamakan investor dalam negeri.

"Tapi jangan tanya nama namanya, karena belum bisa diekspose. Target nilainya juga rahasia," tuturnya.

Menurut Herdiwiakto, ruas jalan tol yang akan divestasi adalah yang memiliki performa paling optimal. Saat ini ruas jalan tol yang paling ramai adalah Kanci-Pejagan sekitar 22.000 per hari.

Baca Juga: Aldi Warga Sukabumi Penderita Kelainan Usus, Membutuhkan Bantuan Biaya Pengobatan

"Itu susah kajiannya mana yang dipertahankan mana yang divestasi. Kajiannya harus semua 16 ruas tol," tuturnya.

Halaman:

Editor: Syamsul Bachri

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X