Kamis, 9 April 2020

Askopindo Harus Turun Tangan Atasi Koperasi Gagal Bayar, Agar Koperasi Tidak Ditinggalkan Masyarakat

- 23 Februari 2020, 16:01 WIB
ILUSTRASI pembentukan koperasi.*/ANTARA /null

PIKIRAN RAKYAT - Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Teten Masduki meminta agar Asosiasi Koperasi Simpan Pinjam Indonesia(Askopindo) turun tangan mengatasi koperasi gagal bayar.

Hal itu dilakukan untuk memperbaiki citra koperasi di mata masyarakat Indonesia. 

Teten mengatakan, koperasi simpan pinjam harus melakukan modernisasi dengan penerapan teknologi.

Baca Juga: PRSI Fokuskan Persiapan Jelang Bergulirnya PON Papua dan Olimpiade Tokyo

Penerapan teknologi itu, juga mendorong adanya transparansi dalam pengelolaan koperasi, sehingga pelayanan terhadap anggota semakin bagus.

"Modernisasi dan transparansi ini penting, supaya koperasi bisa tumbuh kembang di era digital," katanya melalui siaran pers, Sabtu, 22 Februari 2020.

Menurut dia, modernisasi juga sebagai langkah untuk menghadapi persaingan zaman dari financial technology.

Baca Juga: Agar Psikisnya Tenang, Siswa SMP 16 Malang yang Jarinya Diamputasi Usai Jadi Korban Bully Didampingi Psikolog

"Kalau koperasi tidak melakukan modernisasi akan ditinggalkan anggota, karena koperasi kalau tidak ada keuntungan pasti akan ditinggalkan," tutur Teten.

Selain itu, Teten juga meminta agar  Askopindo mengarahkan program koperasi ke sektor usaha skala besar. Khususnya di bidang produksi pangan dan maritim.

Ketua Askopindo Sahala Panggabean mengakui, selama ini ada oknum yang membuat nama koperasi menjadi buruk. Mereka menginvestasikan uang anggota ke instrumen jangka panjang.

Baca Juga: Akan Pantau Pemain di Liga Turki, Real Madrid Dikabarkan Kirim Pemandu Bakat

"Ada koperasi yang dimainkan oknum. Misalnya Langit Biru, Cipaganti, dan Indosurya yang gagal bayar. Itu karena uang anggota diinvestasikan ke jangka panjang. Tidak tepat itu," ujar Sahala.

Halaman:

Editor: Syamsul Bachri

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X