Kamis, 9 April 2020

Persaingan Kian Sengit, UMKM Harus Kreatif Susun Strategi Bisnis, Widi : Keganasannya Bukan Isapan Jempol Belaka

- 20 Februari 2020, 14:49 WIB
PRODUK UMKM.* /ANTARA

PIKIRAN RAKYAT - Beberapa tahun terakhir persaingan usaha di level menengah ke bawah berlangsung semakin sengit.

Tantangan dan hambatan bukan hanya datang dari sesama pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM), tapi juga pelaku usaha besar, baik dari dalam maupun luar negeri.

Demikian diungkapkan Pemimpin Divisi Corporate Secretary PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk. (Bank BJB), Widi Hartoto, pada Seminar Kewirausahaan di Tempat Kumpul Kreatif Jakarta Utara, belum lama ini.

Baca Juga: Janjian Dulu di Media Sosial Sebelum Tawuran, 1 Pelajar Tewas Akibat Luka Bacokan

Seminar tersebut digelar Bank BJB bekerja sama dengan Dinas Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (KUMKM) serta Perdagangan Provinsi DKI Jakarta dan Gerakan Nusantara Berdaya (GNB).

"Pelaku harus semakin jeli dan kreatif dalam menyusun strategi bisnis untuk memenangkan persaingan," tuturnya.

Pasalnya, menurut dia, ketatnya persaingan usaha, khususnya bagi para pelaku UMKM di tanah air, menjadi dinamika tersendiri yang tak bisa dihindari.

Baca Juga: Presiden Jokowi Sentil Gubernur hingga Wali Kota yang Masih Endapkan Dana Daerah di RKUD

Ia mengatakan, keganasannya bukan isapan jempol belaka. 

"Telah banyak kisah yang menggambarkan betapa sengitnya kompetisi dalam upaya perburuan kue pendapatan di level bisnis menengah ke bawah," katanya. 

Karena itu, menurut dia, pemilihan strategi dan langkah yang sesuai dengan kondisi dan mutlak diperlukan.

Baca Juga: Harga Bawang Putih Berangsur Turun, di Pasar Cimindi Tingkat Eceran Rp 40.000-Rp 45.000 per Kilogram

Ia mengatakan, kematangan dalam menyiapkan langkah perlu diasah agar segala upaya yang tercurah tak hanya berbayar lelah.

Halaman:

Editor: Syamsul Bachri

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X