Selasa, 7 April 2020

Bawang Putih Dijual Rp 28.000 per Kilogram, Harga Gula Pasir di Pasaran Perlu Diwaspadai

- 18 Februari 2020, 17:48 WIB
GUBERNUR Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil meninjau langsung pelaksanaan operasi pasar di Pasar Astanaanyar, Kecamatan Astanaanyar, Kota Bandung, Selasa, 18 Februari 2020. * /Rizal/Humas Jabar

PIKIRAN RAKYAT - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil meninjau langsung pelaksanaan operasi pasar di Pasar Astanaanyar, Kecamatan Astanaanyar, Kota Bandung, Selasa,18 Februari 2020 tadi pagi.

Kegiatan tersebut merupakan lanjutan operasi pasar yang digelar sejak Senin, 17 Februari 2020, sebagai bentuk kepedulian Pemda Provinsi Jabar terhadap stabilitas harga sembako, khususnya bawang putih.

Ridwan Kamil mengatakan, operasi pasar ini sekaligus bukti kesigapan pemerintah terhadap laporan masyarakat yang mengeluhkan harga bawang putih naik dua kali lipat dari harga normal.

Baca Juga: Beckham Putra Optimistis Uji Coba Tingkatkan Kerja Sama Tim Persib Bandung

"Karena itu, kami dengan sigap segera melakukan operasi pasar dengan menjual bawang putih dengan harga Rp 28.000 per kilogram ke pasar-pasar di seluruh Jabar. Salah satu (operasi pasar) yang kita saksikan di Pasar Astanaanyar ini," ujar Ridwan.

Melalui operasi pasar, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Jabar dan Tim Satgas Pangan Jabar memastikan bawang putih dijual dengan harga terjangkau dan terjaga kualitasnya.

Ridwan pun meminta masyarakat untuk tidak khawatir kehabisan bawang putih, karena stok yang dijual di setiap operasi pasar melimpah hingga 8 ton.

Baca Juga: Mantap Ingin Cerai dari Kiwil, Meggy Wulandari: Saya Coba Masuk Surga dengan Cara Lain

"Operasi pasar ini kita siapkan 8 ton bawang putih per pasar. Stok masih berlimpah, jangan khawatir, belanjalah bawang putih di operasi pasarnya Disperindag Jabar dan Satgas Pangan untuk memastikan harga terjangkau di angka Rp 28.000," kata dia.

"Respons masyarakat juga baik. Semoga dengan begini bisa menurunkan harga, sehingga stabilitas sembako di Jabar terkendali seperti yang kemarin kita lakukan untuk cabai," ucap dia menambahkan.

Siti, salah seorang warga asal Pasirkoja yang memanfaatkan operasi pasar ini, mengaku terbantu karena bawang putih dijual dengan harga murah.

Baca Juga: Kota Harar di Ethiopia Menjajaki Peluang Sister City dengan Kota Bandung

"Ini sangat baik, karena membantu masyarakat apalagi orang yang jualan, (bawang putih) ini kan bahan dasar untuk banyak makanan, kalau bawang naik, otomatis yang lain juga naik," ujar Siti.

Halaman:

Editor: Syamsul Bachri

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X