Sabtu, 4 April 2020

Wali Kota Makassar Kunjungi Pabrik Recycle PET Terbesar se-Asia Tenggara di Bandung

- 14 Februari 2020, 16:06 WIB
Presiden Direktur PT. Namasindo Plas, Yanto Widodo, bersama jajaran manajemen menerima kunjungan Walikota Makassar Iqbal Suhaeb, Kamis, 13 Februari 2020. /Dok. PRPLUS

PIKIRAN RAKYAT - Walikota Makassar, Iqbal Suhaeb, mengadakan kunjungan kerja ke PT. Namasindo Plas di Batujajar, Kab. Bandung Barat.

Pada kesempatan itu, Iqbal disambut oleh Presiden Direktur PT. Namasindo Plas, Yanto Widodo, bersama jajaran manajemen.

Kunjungan tersebut diawali dengan makan siang bersama dan pemaparan proses daur ulang botol pet dari Namasindo Plas. Setelah makan siang, Iqbal berkeliling ke pabrik tempat daur ulang botol pet menjadi pelet siap produksi.

Iqbal menyebut kunjungan ini penting karena Namasindo Plas merupakan pioneer dan satu-satunya pengelola sampah botol plastik pet yang kembali menjadi botol baru.

Baca Juga: Pemkab Karawang Siapkan Rp 46,8 Miliar untuk Pembangunan 238 Unit Sekolah

"Satu-satunya di Indonesia, bahkan mungkin di Asia Tenggara. Ada banyak perusahaan yang mengelola plastik namun tidak kembali dalam bentuk botol," kata Iqbal pada Kamis 13 Februari 2020.

Sebagai salah satu pengelola daur ulang sampah botol plastik di Indonesia, Namasindo Plas juga memperhatikan tentang edukasi. Pemilahan sampah botol plastik menjadi hal penting yang harus diketahui masyarakat, khususnya Jawa Barat.

"Kami juga bertanggung jawab mengedukasi masyarakat tentang daur ulang sampah botol plastik, agar masyarakat tahu persis bagaimana alurnya," kata Yanto.

Baca Juga: Sempat Jadi Target Transfer Utama Frank Lampard, Hakim Ziyech Resmi Bergabung dengan Chelsea

loading...

Lebih lanjut, Iqbal menganggap bahwa isu daur ulang botol plastik bukan hanya isu daerah melainkan isu global. Iqbal juga berpendapat bahwa pemerintah dapat memberi insentif dalam bentuk apapun bagi industri pengelolaan sampah plastik.

"Perusahaan-perusahaan yang bertanggung jawab pada lingkungan mestinya dibedakan daripada yang tidak. Semisal diberi insentif-insentif pajak supaya perusahaan itu semakin bergairah mengelola limbahnya, "

Pada kesempatan yang sama, turut hadir juga Hamish Daud. Suami dari penyanyi Raisa itu mengatakan bahwa ia sudah enam tahun peduli pada pengelolaan sampah botol plastik bersama Namasindo Plas.

Baca Juga: Investasi Tiongkok Bisa Mangkrak, jika Penyebaran Virus Corona Tidak Bisa Ditanggulangi

"Kita sudah punya pabrik pengelolaan sampah botol plastik jadi botol baru bisa dibuat dari daur ulang botol plastik ," kata Hamish.

Halaman:

Editor: Rahmad Maulana

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X