Kamis, 27 Februari 2020

Investasi Tiongkok Bisa Mangkrak, jika Penyebaran Virus Corona Tidak Bisa Ditanggulangi

- 14 Februari 2020, 15:50 WIB
JALAN Tol Balikpapan-Samarinda.* /DOK. JASA MARGA

PIKIRAN RAKYAT - Proyek investasi Tiongkok di Indonesia kemungkinan mangkrak, karena hingga pertengahan Februari, belum ada tanda-tanda penyebaran virus Corona bisa diatasi dalam waktu cepat.

Hal itu terutama terkait adanya kebijakan untuk menutup akses warga Tiongkok datang ke Indonesia.

Direktur Eksekutif CORE Mohammad Faisal mengatakan, proyek investasi asing biasanya wajib menyertakan sumber daya manusia dari negara tersebut. Jika akses warga Tiongkok masih ditutup, maka proyek tersebut kemungkinan tidak akan dimulai.

Baca Juga: Jadi yang Pertama di Instansi Polri, Kini Masyarakat Bisa Mengadu ke Polisi Lewat Aplikasi E-Dumas

"Jadi tergantung sampai kapan virus Corona ditanggulangi di sana," ujar dia kepada Pikiran Rakyat.com di Jakarta, Jumat, 14 Februari 2020.

Meskipun demikian, menurut Faisal, melindungi agar virus Corona tidak masuk ke Indonesia itu jauh lebih penting. Sebab, jika virus Corona masuk ke Indonesia, investasi yang terhambat bukan hanya dari Tiongkok, namun juga negara lain. Dampak ekonomi tersebut bahkan bisa merembet ke sektor lain seperti pariwisata. 

"Sekarang hanya turis Tiongkok yang hilang, namun jika Corona masuk maka dampaknya bisa turis dari seluruh negara. Jika akses warga Tiongkok dibuka, outbreaknya akan lebih parah," tuturnya.

Baca Juga: Tahun 2002 Pernah Terlibat Bom Bali I, Eks Napi Teroris Ungkap Alasan Lakukan Aksi Terorisme

Meskipun demikian, Faisal mengatakan, pemerintah bisa melakukan komunikasi dengan  investor dari Tiongkok. Pemerintah bisa mengupayakan agar investor Tiongkok tersebut bisa tetap berkomitmen meskipun proyeknya tertunda.

Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri Bidang Hubungan  Internasional Shinta Widjaja mengatakan, banyak investasi Tiongkok mencantumkan penggunaan sumber dari negara asalnya.

Sumber daya ini diantaranya bahan baku, modal, hingga tenaga ahli. "Misalnya saja dalam proyek power plant, adanya wabah ini akan menyebabkan sedikit disrupsi dalam pelaksaanaan proyek yang diinvestasikan Tiongkok," ujarnya.

Baca Juga: Pemkab Karawang Siapkan Rp 46,8 Miliar untuk Pembangunan 238 Unit Sekolah

Namun, Sinta menegaskan, waktu jeda ini justru harus dimanfaatkan pemerintah untuk memperbaiki iklim investasi di Indonesia. Sebab, nanti saat penyebaran Corona bisa diatasi, perbaikan investasi di negara lain akan berlangsung dengan cepat.

Halaman:

Editor: Syamsul Bachri

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X