Minggu, 5 April 2020

Konsumsi Masyarakat Jawa Barat Diperkirakan Membaik, Dody : Meski Tingkat Optimisme Konsumen Rendah

- 11 Februari 2020, 18:47 WIB
WARGA sedang belanja di salahsatu pasar swalayan.* /RIESTY YUSTILANINGSIH/"PR"

PIKIRAN RAKYAT - Konsumsi masyarakat Jawa Barat diperkirakan membaik pada triwulan I-2020. Hal tersebut tercermin dari nilai Indeks Tendensi Konsumen (ITK) Provinsi Jabar pada triwulan I-2020 yang diperkirakan di angka 102,36.

“Artinya kondisi ekonomi konsumen diprediksi lebih baik dari triwulan IV-2019,” ujar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jabar Dody Herlando, di Bandung, belum lama ini.

Dia menjelaskan, berdasarkan survei yang dilakukan, peningkatan kondisi ekonomi konsumen didorong oleh meningkatnya perkiraan pendapatan rumah tangga mendatang. Indeksnya diprediksi mencapai 113,57.

Baca Juga: Pertama Kali Main di Indonesia Bersama Persib, Wander Luiz: Saya Bermain untuk Tim Besar

Meski ekonomi konsumen diperkirakan membaik, Dody menuturkan, tingkat kepercayaan atau optimisme konsumen diperkirakan lebih rendah, jika dibandingkan triwulan IV-2019.

Hal itu bisa terlihat dari rencana pembelian barang-barang tahan lama, diprediksi mengalami penurunan dengan indeks sebesar 82,73.

“Berakhirnya liburan akhir tahun serta dimulainya jadwal semester baru di sekolah pada triwulan IV 2019, diprediksi menjadikan masyarakat menahan dalam membelanjakan uangnya untuk pembelian barang tahan lama,” katanya.

Baca Juga: Bank Dunia Beri Bantuan ke Tiongkok, Malpass: Tidak untuk Dana, Mereka sudah Miliki Sumber Daya Mandiri

BPS Jabar mencatat, ITK di wilayah ini pada triwulan IV-2019 105,69. Hal itu mengindikasikan kondisi ekonomi konsumen meningkat, dengan tingkat optimisme yang lebih tinggi dibandingkan dengan triwulan III-2019.

Peningkatan tersebut, dikarenakan adanya rangkaian perayaan natal, tahun baru dan liburan sekolah di akhir tahun, serta bonus akhir tahun di beberapa perusahaan swasta, sehingga pengaruhnya sangat terasa.

“Ini tercermin pada nilai variabel pembentuknya yang menunjukkan peningkatan, kondisi ekonomi konsumen pada triwulan IV-2019 meningkat, terutama didorong pendapatan rumah tangga dengan indeks sebesar 107,22, tidak adanya pengaruh inflasi terhadap konsumsi (nilai indeks sebesar 101,73), dan peningkatan volume konsumsi triwulan IV-2019 (nilai indeks sebesar 107,08) dibandingkan triwulan III-2019,” katanya.

Baca Juga: Bertemu Jokowi, Mari Elka Pangestu Tanggapi Pengaruh Wabah Virus Corona terhadap Impor

Halaman:

Editor: Syamsul Bachri

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X