Minggu, 31 Mei 2020

ATM Denominasi Rp 20.000 Ternyata Masih Dibutuhkan, Untuk Mengakomodasi Kebutuhan Pelajar dan Mahasiswa

- 11 Februari 2020, 16:44 WIB
NASABAH bertransaksi di anjungan tunai mandiri (ATM).* /ANTARA

PIKIRAN RAKYAT - Di era digital saat ini, keberadaan uang elektonik (e-money) dengan transaksi cashless atau tanpa uang tunai, semakin mendominasi perekonomian bangsa.

Namun, kehadiran mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) tetap mendominasi di sejumlah titik perniagaan. Bahkan, ATM dengan denominasi Rp 20.000 masih dibutuhkan.

Masih adanya ATM yang mengeluarkan uang pecahan Rp 20.000 itu sempat viral di media sosial.

Baca Juga: Cara Menghemat Biaya Transportasi ke Tempat Keja, Salah Satunya Nebeng Teman Kantor

Salah satu bank yang menyediakan ATM  denominasi Rp 20.000 adalah Bank DKI.

Bank milik Pemprov DKI Jakarta tersebut masih memiliki beberapa mesin ATM dengan denominasi Rp 20.000, yang salah satunya ditempatkan di Balaikota DKI Jakarta.

Sekretaris Perusahaan Bank DKI Herry Djufraini yang dikonfirmasi menyampaikan, bahwa layanan penarikan uang tunai ATM pecahan Rp 20.000 masih disediakan untuk mengakomodir kebutuhan masyarakat, termasuk untuk usia pelajar seperti penerima Kartu Jakarta Pintar maupun Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul. 

Baca Juga: Jumlah Korban Virus Corona Tiongkok Turun 2 Kali Lipat, WHO Tetap Tingkatkan Kewaspadaan

"Oleh karena itu, sejumlah ATM dengan pecahan tersebut kita tempatkan di beberapa lokasi segmented seperti di universitas," tuturnya di Jakarta, Selasa,11 Februari 2020.

Per Februari 2020, Bank DKI  memiliki 1.085 unit mesin ATM yang tersebar di Kantor Layanan Bank DKI, Kantor Pemprov DKI Jakarta, Kantor BUMD, Instansi Swasta dan Rumah Sakit, Fasilitas Umum, Pusat Perbelanjaan, dan Mobil Kas Keliling.

ATM Bank DKI juga menyediakan fitur pembayaran tagihan rutin, seperti telepon, listrik, produk telekomunikasi, premi asuransi, Pajak Bumi dan Bangunan, dan perpanjangan Pajak Kendaraan Bermotor.

Baca Juga: Warga Korban Banjir di Bandung: Kami Butuh Pintu Air dan Kolam Bukan Mi Instan

Halaman:

Editor: Syamsul Bachri


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X