Minggu, 23 Februari 2020

Harga Bawang Putih Naik 100 Persen, Konsumsi Masyarakat Indonesia 512.000 Ton/Tahun

- 6 Februari 2020, 17:38 WIB
KONSUMEN sedang memilih-milih bawang putih.* /KODAR SOLIHAT/"PR"

PIKIRAN RAKYAT - Harga bawang putih melonjak hingga 100 persen dalam waktu seminggu menjadi Rp 60.000 per kilogram.

Ada dugaan bahwa kenaikan harga tersebut disebabkan oleh permainan kartel yang memanfaatkan isu penyebaran virus Corona.

Ketua Umum Ikatan Pedagang Pasar Tradisional, Abdullah Mansuri, mengatakan, kenaikan harga bawang putih tersebut terbilang drastis.

Baca Juga: Khawatir dengan Virus Corona, Aktor Jackie Chan Gelar Sayembara Berhadiah Rp 2 Miliar

"Pekan lalu harganya masih dikisaran Rp 30.000 - Rp 35.000 per kilogram," ujar dia, saat dihubungi, Kamis, 6 Februari 2020.

Menurut Abdullah, stok bawang putih di pasar saat ini memang menipis. Padahal, beberapa hari lalu, Menteri Pertanian mengumumkan masih ada stok 60.000 ton bawang putih

"Saya meminta agar stok bawang putih yang 60.000 ton itu dilepas saja ke pasar. Kalau tidak, harganya bisa semakin gila," tuturnya.

Baca Juga: Meski Ada Virus Corona, Pasar Finansial pada 2020 Diperkirakan Membaik

Kenaikan harga bawang putih ini, kata Abdullah, disebabkan oleh adanya isu pembatasan impor bawang putih dari Tiongkok.

Meskipun pada akhirnya pemerintah memutuskan masih membuka impor bawang putih dari Tiongkok, namun berita itu tidak tersosialisasikan sepenuhnya pada pedagang.

"Banyak pedagang yang belum tahu, kalau masih boleh impor bawang putih dari Tiongkok. Saya juga baru tahu. Jadi kenaikan harga ini lebih ke faktor psikologis pasar," katanya.

Baca Juga: Untuk Mematangkan Kombinasi Pemain Jelang Liga 1 2020 Bergulir, Barito Putera Lakoni Laga Uji Coba Lawan Persib Bandung

Halaman:

Editor: Syamsul Bachri

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X