Rabu, 3 Juni 2020

Imbas Perang Dagang AS dengan Tiongkok Ekspor Jawa Barat 2019 Turun 1,42 Persen

- 3 Februari 2020, 18:58 WIB
ILUSTRASI ekspor furnitur.* /ANTARA

PIKIRAN RAKYAT - Imbas ketidakpastian global akibat perang dagang antara AS dengan Tiongkok yang terjadi sepanjang tahun, kinerja ekspor Jawa Barat pada 2019 turun 1,42% dibandingkan 2018.

Badan Pusat Statistik (BPS) Jabar melaporkan, ekspor Jabar sepanjang 2019 tercatat 29,937 miliar Dolar AS dari sebelumnya 30,367 miliar Dolar AS pada 2018.

Kepala BPS Jabar Dody Herlando memaparkan, baik ekspor migas maupun nonmigas keduanya melemah.

Baca Juga: Tangkap Dokter yang Pertama Kali Peringatkan Warga Soal Virus Corona, Kepolisian Wuhan Dikritik Mahkamah Agung Tiongkok

Untuk ekspor migas Jabar turun 5,69% dari 242,20 juta dollar AS menjadi 228,41 juta Dolar AS. Sedangkan untuk ekspor non migas turun 1,38% menjadi 29,709 miliar Dolar AS dari sebelumnya 30,125 miliar Dolar AS.

Adapun peran dari ekspor non migas terhadap total ekspor Jabar mencapai 99,24%.

Jika dilihat dari 10 golongan barang utama, Dody mengatakan, dari 10 Golongan Barang Utama HS 2 Digit Ekspor Non Migas, delapan diantaranya mencatatkan penurunan.

Baca Juga: Namanya Disebut-sebut dalam Skandal Garuda, Adik Kriss Hatta Sempat Merasa Sudah Tak Miliki Masa Depan

Hanya ada dua golongan yang masih tumbuh positif, yakni kendaraan dan bagiannya yang tumbuh 0,29% serta serat stafel buatan yang tumbuh 5,10%.

Adapun barang utama yang mencatatkan penurunan paling dalam adalah alas kaki yang turun (-19,96%), kertas/karton (-15,47%), kemudian plastik dan barang dari plastik (-10,68%). Sementara kelima golongan barang lainnya penurunannya dikisaran (-1,27%) hingga (-8,90%).

“Kontribusi 10 golongan barang utama ekspor non migas Jabar mencapai 69,67%. Total ekspor dari golongan ini selama 2019 turun 5,53% dibandingkan 2018. Dari sebelumnya 21,909 miliar Dolar AS menjadi 20,698 miliar Dolar AS,” katanya. ***

Halaman:

Editor: Syamsul Bachri


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X