Minggu, 29 Maret 2020

Harga Pertamax dan Pertamax Turbo Turun Lagi

- 2 Februari 2020, 18:33 WIB
ILUSTRASI pengisian bahan bakar minyak. * /ANTARA

PIKIRAN RAKYAT - PT Pertamina (Persero) melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) umum jenis bensin (Gasoline) untuk produk Pertamax Series terhitung, Sabtu, 1 Februari 2020.

Penyesuaian berupa penurunan harga di produk Pertamax dan Pertamax Turbo.

Vice President Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman mengatakan, penurunan harga ini merupakan komitmen Pertamina untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat. Hal itu sekaligus sebagai upaya Pertamina mendorong masyarakat menggunakan produk-produk BBM yang lebih berkualitas dan ramah lingkungan.

Baca Juga: OJK Dukung Omnibus Law Hidayat : Investasi akan Menjadi Lebih Baik

Meskipun demikian, harga baru BBM yang berlaku di beberapa daerah bisa berbeda karena dipengaruhi perbedaan besaran Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) di masing-masing daerah.

Fajriyah mencontohkan untuk wilayah Jakarta, Banten, dan Jawa Barat, harga BBM umum jenis Pertamax mengalami penyesuaian dari sebelumnya Rp 9.200 menjadi Rp 9.000 per liter. 

loading...

Sementara Pertamax Turbo disesuaikan harganya dari sebelumnya Rp 9.900 menjadi Rp 9.850 per liter. "Adapun harga BBM lainnya tidak mengalami perubahan,"ujarnya.

Baca Juga: Ungkap Alasan Nikita Mirzani Rela Rawat Anak di Balik Jeruji Besi, Fitri Salhuteru: Dia Nangis

Penyesuaian harga BBM umum tersebut dilakukan Pertamina dengan tetap mengacu pada formula yang tercantum pada Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM 187K/10/MEM/2019 tentang Formula Harga Dasar Dalam Perhitungan Harga Jual Eceran Jenis Bahan Bakar Minyak Umum Jenis Bensin dan Minyak Solar yang Disalurkan Melalui Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum atau Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan.

Dalam peraturan tersebut dikatakan, bahwa penyesuaian harga BBM dapat dilakukan secara berkala dan tergantung faktor-faktor penentu harga. Salah satu faktor tersebut adalah harga minyak dunia. ***


Editor: Syamsul Bachri

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X