Penyebaran Virus Corona Berpotensi Menyebabkan Perlambatan Ekonomi Nasional

- 30 Januari 2020, 16:24 WIB
ILUSTRASI laju pertumbuhan ekonomi.* /DOK.PR

PIKIRAN RAKYAT – Penyebaran virus Corona berpotensi memengaruhi perekonomian dunia, tidak terkecuali Indonesia.

Penyebaran virus ini dikhawatirkan dapat menyebabkan perlambatan ekonomi nasional.

Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, diantaranya perlambatan perdagangan antara Indonesia dan Tiongkok yang disebabkan oleh masifnya larangan untuk bepergian dari dan ke beberapa kota di Provinsi Hubei, Tiongkok dan penutupan sejumlah akses transportasi ke beberapa kota dari dan ke Provinsi Hubei, Tiongkok.

Baca Juga: 5 Alasan Pentingnya Menyusun Jadwal Mencuci Rambut

Peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Ira Aprilianti mengatakan, larangan bepergian dan penutupan sejumlah transportasi tersebut menyebabkan terganggunya kegiatan produksi, distribusi dan konsumsi.

Hal ini pada akhirnya memengaruhi perekonomian Tiongkok dan negara-negara yang memiliki hubungan dagang yang erat dengannya.

Dia pun menuturkan, Tiongkok merupakan mitra dagang terbesar Indonesia. Dengan adanya perlambatan ekonomi, permintaan barang ekspor dari Indonesia ke Tiongkok juga akan menurun.

Baca Juga: Diajak Ziarah ke Makam Lina Jubaedah Usai Autopsi, Anak Teddy Tak Mau Tidur sampai Subuh

Begitu juga impor, Indonesia kemungkinan besar akan mengalami kesulitan mengimpor barang dari Tiongkok karena melambatnya kegiatan produksi Tiongkok akibat penyebaran virus Corona.

“Contohnya obat-obatan. Indonesia mengimpor bahan baku dari India dan Tiongkok. Perlambatan ekonomi Tiongkok akan membuat industri farmasi Indonesia terdampak. Walaupun begitu belum bisa dikalkulasi berapa besar dampaknya serta bagaimana respons industri untuk mensubstitusi kebutuhan industri. Belum bisa dikalkulasi juga apakah ekspor Indonesia melambat karena menurunnya konsumsi di Tiongkok,” tutur dia, Kamis, 30 Januari 2020.

Berdasarkan data dari Trade map, pada 2018 nilai ekspor Indonesia ke Tiongkok mencapai USD 17,126 miliar dari total nilai ekspor Indonesia senilai USD 180,215 miliar.

Baca Juga: Duo Bottlesmoker AkanTampil di Jai Thep Festival 2020 Thailand

Nilai ekspor Indonesia ke Tiongkok terus mengalami peningkatan. Pada 2016 dan 2017, nilai ekspor Indonesia ke Tiongkok masing-masing senilai USD 16,785 miliar dan USD 23,049 miliar.

Menurut dia, ada beberapa alternatif untuk mengurangi dampak ekonomi dari penyebaran Virus Corona bagi Indonesia.

Dia mengungkapkan, industri harus siap untuk menyesuaikan kondisi pasar, yang artinya mencari substitusi atau alternatif negara tujuan ekspor dan negara asal impor sehingga kegiatan produksi dapat terus berjalan.

Baca Juga: Gejala Klinis Pasien Suspect Virus Corona di Cirebon Satu per Satu Hilang

Industri diharapkan mampu untuk menemukan negara yang memiliki keunggulan komparatif di industri yang bersangkutan.

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X