Demi Stabilitas Rupiah, BI Pertahankan Kebijakan Moneter dengan Kesiapan Campur Tangan di Valas

- 22 Januari 2020, 20:01 WIB
LOGO Bank Indonesia.* /KEMENKEU

PIKIRAN RAKYAT - Bank Indonesia (BI) akan melanjutkan kebijakan moneter akomodatif tahun ini untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, sebagaimana hal itu disampaikan Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, mengatakan pada Rabu, 22 Januari 2020.

“Semua instrumen kebijakan Bank Indonesia berfokus pada menjaga dan memperkuat momentum pertumbuhan ekonomi,” ucap Perry pada konferensi pers, dikutip Pikiran-Rakyat.com dari Reuters.

Baca Juga: Demi Stabilitas Rupiah, BI Pertahankan Kebijakan Moneter dengan Kesiapan Campur Tangan di Valas

“Kebijakan moneter yang akomodatif terus berlanjut,” katanya, sehari sebelum terlaksananya tinjauan kebijakan moneter Bank Indonesia.

Bank Indonesia (BI) menargetkan ekonomi tumbuh pada 5,1% - 5,5% pada tahun ini, dengan sedikit peningkatan dari 5,1% yang diharapkan untuk 2019.

Baca Juga: Jadwal Tes SKD CPNS 2019 di Wilayah Depok sampai Banjar, Cek Lokasi dan Tanggal Pelaksanaan!

Tahun lalu, Bank Indonesia memangkas suku bunga acuan sebesar 100 basis poin untuk mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia, dan karena adanya tekanan pada mata uang rupiah mereda.

Nilai tukar Rupiah telah menguat sekitar 1,6% sepanjang tahun ini untuk diperdagangkan mendekati level tertajam dalam dua tahun terakhir.

Baca Juga: PT Inalum Hanya Untung 0,4 Persen dari Aset yang Capai Ratusan Triliun Rupiah, DPR RI: Ada Guncangan Seperti Jiwasraya?

Halaman:

Editor: Alanna Arumsari Rachmadi

Sumber: Reuters


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X