Selasa, 31 Maret 2020

Utang Rp 800.000, Pengguna Aplikasi Pinjaman Online Dipermalukan ke Seluruh Kontak Handphone

- 21 Januari 2020, 17:18 WIB
BERANTAS rentenir, Dinas KUK Jawa Barat gagas Satgas Gebrak.* /

Satgas Gebrak mewujudkan Jabar bebas rentenir

Koperasi dinilai mampu memberikan upaya penanganan khusus serta advokasi dan pendampingan kepada masyarakat tentang dampak rentenir 

"Satgas Gebrak Rentenir Jabar ini hadir dengan visi untuk mewujudkan Jabar bebas rentenir dengan kolaborasi," tutur Kusmana.

Baca Juga: Tips Membuat Kunci Rahasia Anti Maling untuk Motor, Manfaatkan Teknologi Lean Angle Sensor

Satgas tersebut, menurut dia, akan mewujudkan Jabar bebas rentenir melalui koperasi. Selain itu juga akan menggalang gerakan gerakan masyarakat dalam menghadapi rentenir

"Satgas ini juga akan melakukan pendampingan pelatihan menghadapi rentenir kepada koperasi dan memberikan edukasi perkoperasian kepada masyarakat serta meningkatkan daya beli masyarakat melalui koperasi," ujarnya.

loading...

Baca Juga: 5 Negara yang Dianggap Paling Berbahaya untuk Dikunjungi, Salah Satunya Ukraina

Adapun tugas Satgas Gebrak, menurut dia, adalah melakukan sosialisasi, edukasi, advokasi, serta melaporkan dan berkolaborasi dalam menyelesaikan kasus rentenir.

Dalam upaya tersebut, Dinas KUK akan melibatkan koperasi, dinas, unsur masyarakat, tokoh agama, lembaga keuangan perbankan, hingga baznas dalam menyelesaikan atau membantu masyarakat yang terlibat rentenir

"Satgas Gebrak Dinas KUK Jabar akan melibatkan koperasi untuk men-take over masyarakat yang terjerat rentenir, pinjaman online, dan bank emok ilegal. Pendekatan penanganan masalah akan melalui beberapa  pendekatan mulai edukasi, pemberdayaan, gerakan sosial masyarakat hingga advokasi," kata Kusmana.

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X