Selasa, 31 Maret 2020

Banjir Mulai Surut, 5.344 Gardu Listrik Kembali Normal

- 3 Januari 2020, 15:45 WIB
ILUSTRASI perawatan jaringan listrik PLN. Mengingat banjir mulai surut, PLN sudah menormalkan ribuan gardu distribusi listrik yang sempat padam atau sengaja dipadamkan.* /ANTARA

PIKIRAN RAKYAT - Hingga Jumat pagi, 3 Januari 2020, sebanyak 84% infrastruktur kelistrikan yang terdampak banjir di DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten telah dipulihkan. Dari total 6.338 gardu distribusi yang terdampak padam akibat banjir, sebanyak 5.344 sudah kembali normal.

Demikian diungkapkan Koordinator Inspektur Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Yunan Nasikhin melalui siaran pers yang diterima Pikiran Rakyat, Jumat, 3 Januari 2020. Ia mengatakan bahwa tim Inspektur Ketenagalistrikan akan terus melakukan pengawasan keteknikan ketenagalistrikan agar keselamatan ketenagalistrikan dapat terjaga.

"Dengan pengawasan bersama pihak PLN, kami berupaya menjaga keamanan masyarakat dari risiko gangguan kelistrikan saat banjir," tuturnya.

Baca Juga: 11 Potret Miris Banjir Era Kolonial, Coba Bandingkan dengan Banjir Hari Ini

Ia mengatakan, khusus untuk wilayah DKI Jakarta, ada 16 Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) di bawah wilayah kerja PT PLN (Persero) Distribusi Jakarta Raya terdampak banjir. Sebanyak 3.051 unit gardu distribusi terdampak atau mengalami padam atau sengaja dipadamkan untuk keamanan warga. Dari jumlah tersebut, 2.530 unit telah dinormalkan (83%) dan 521 unit masih padam (17%).

loading...

Kemudian di Jawa Barat ada 6 UP3 di bawah wilayah kerja PLN Distribusi Jawa Barat yang terdampak banjir. Dari 2.689 unit gardu distribusi yang terdampak banjir, 2.334 unit dinormalkan (87%) dan 355 unit masih padam (13%).

Sementara di Banten, 6 UP3 di bawah wilayah kerja PLN Distribusi Banten terdampak banjir. Dari 598 unit gardu distribusi yang terdampak banjir, 480 unit telah dinormalkan (80%) dan 118 unit masih padam (20%).

"PLN juga menyiagakan 3.200 personil untuk pemulihan kelistrikan pascabanjir yang melanda Jabodetabek," tuturnya.***


Editor: Gugum Rachmat Gumilar

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X