Kamis, 2 April 2020

Pajak Impor Turun Drastis, Pedagang Produk Rekaman Musik Fisik Bikin Petisi Penolakan

- 29 Desember 2019, 17:04 WIB
Musik.* /TECHBOOKY

PIKIRAN RAKYAT - Pedagang produk rekaman musik fisik skala menengah ke bawah tidak setuju dengan kebijakan Dirjen Bea Cukai yang menurunkan batasan maksimal bea barang impor via e-commerce.

Salah seorang pedagang produk rekaman musik fisik dari Serang, Banten, Ardhi, bahkan berinisiatif membuat akun petisi menolak kebijakan Dirjen Bea Cukai tersebut.

“Saya berharap bisa didengar oleh Kementerian Keuangan Dirjen Bea dan Cukai. Semoga ada perubahan kebijakan,” kata Ardhi mengenai petisinya tersebut, Minggu 29 Desember 2019.

Petisi yang dibuat Ardhi berjudul Tolak Perubahan Aturan Tentang Pembebasan Impor (De Minimis Value) dari 75 dolar menjadi 3 dolar. Petisi tersebut dibuat pada Sabtu 28 Desember 2019.

Baca Juga: Bayar Pajak Mobil Ratusan Juta Rupiah Tiap Tahun, Hotman Paris: Duit Enggak Dibawa Mati

loading...

Baca Juga: Isu Utang dan Pajak Selalu Jadi Sorotan, Sri Mulyani Adakan Dialog Antarpimpinan

Ardhi menilai, Dirjen Bea Cukai seharusnya mengambil nilai pajak yang wajar. Penurunan bea masuk barang impor jangan dibuat terlalu drastis.

“Harusnya ambil nilai pajak yang wajar. Kemarin pembebasan bea turunnya tidak terlalu drastis, dari 100 dolar menjadi 75 dolar. Ini jangan tiba-tiba jadi 3 dolar,” katanya.

Sebagaimana diketahui, Kemenkeu melalui Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (Dirjen Bea Cukai) mengumumkan penurunan ambang batas harga barang yang dikenakan bea masuk barang impor via e-commerce yang awalnya Rp 1.046.925 menjadi Rp 45.000.

Halaman:

Editor: Yusuf Wijanarko

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X