Jumat, 5 Juni 2020

Turunkan Ambang Batas Harga Barang Impor hingga Rp 45.000, Sri Mulyani Dilawan Lewat Petisi

- 27 Desember 2019, 14:20 WIB
Sri Mulyani.* /Bursa Efek Indonesia

Adapun jumlah presentase penurunan ambang batas tersebut sebesar 17,5 persen.

"Jadi totalnya turun menjadi 17,5 persen untuk barang umum," jelasnya.

Baca Juga: Pemecatan 2 Taruna Diwarnai Tuduhan SARA, Akademi Militer Indonesia Siap Tuntut dengan UU ITE

Heru menambahkan secara teknis, pihaknya akan melakukan komunikasi langsung ke sistem pasar atau market place, sistem tersebut terhubung langsung dengan data transaksi mulai dari jenis, jumlah, dan barang secara setiap waktu atau real time.

"Kami akan melakukan komunikasi langsung ke sistem atau market place. Dalam sistem terhubung ini maka akan dilakukan menelusuran mengenai data transaksi mulai dari jenis, jumlah dan data barang secara real time. Sehingga bisa dibaca oleh sistem kami," tambahnya.

Akibat adanya kebijakan baru tersebut, beredar petisi yang meminta Sri Mulyani supaya agar tetap mempertahankan kebijakan yang sebelumnya, yakni ambang batas impor barang produk via e-commerce sebesar Rp 1.046.925.

Baca Juga: Anak Mantan Kiper Timnas Sepak Bola Indonesia Markus Horison Meninggal Dunia

Adapun petisi tersebut dibuat oleh seseorang bernama Iwan Guntoro melalui situs change.org.

Irwan menilai dengan penurunan ambang batas tersebut, penjual importir kecil, Supplier Dropshipping online shop dan para pengrajin merasa lebih berat dalam pembiayaan produksinya.***

Halaman:

Editor: Alanna Arumsari Rachmadi

Sumber: Bursa Efek Indonesia


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X