Sabtu, 6 Juni 2020

2020, Persaingan Industri Telekomunikasi Semakin Berat

- 19 Desember 2019, 21:16 WIB
ILUSTRASI.*/CANVA /

PIKIRAN RAKYAT - Pada 2020 persaingan industri telekomunikasi dan teknologi di Indonesia akan semakin berat.

Apalagi, kebutuhan kompetensi sumber daya manusia (SDM) di sektor tersebut belum sepenuhnya terpenuhi.

Demikian diungkapkan Ketua Asosiasi Perusahaan Nasional Telekomunikasi (Apnatel) Jawa Barat (Jabar) yang juga Presiden Direktur (Presdir) dan Chief Executive Officer (CEO) PT Borsya Cipta Communica (BCC), Boris Syaifullah, pada Pelantikan, Diklat dan Rakercab Badan Pengurus Hipmi Banjar, di Banjar, Kamis, 19 Desember 2019.

Baca Juga: Tokopedia Paparkan Kontribusinya terhadap Perekonomian Jabar Saat Berkunjung ke Kantor Pikiran Rakyat

Kendati demikian, ia menilai, pertumbuhan sektor industri telekomunikasi dan teknologi 2020 akan semakin pesat.

"Tahun ini pun industri telekomunikasi di berkembang pesat. Akan tetapi, peta persaingannya memang cukup berat," katanya.

Pekerjaan rumah terbesar bagi pemerintah untuk sektor tersebut, menurut dia, adalah menyediakan SDM yang kompeten dan kreatif.

Ia menilai, SDM menjadi aspek yang sangat diperlukan untuk industri telekomunikasi.

"Negara kita ini kekurangan SDM yang kompeten di sektor telekomunikasi," katanya.

Halaman:

Editor: Siska Nirmala


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X