Rabu, 19 Februari 2020

Ekspor Lobster Meningkat Setelah Regulasi Era Menteri Susi Pudjiastuti, Belajar dari Kasus Benih Bandeng

- 19 Desember 2019, 15:41 WIB
Lobster.* /THE TELEGRAPH

PIKRIAN RAKYAT - Pengamat ilmu kelautan Suhana mengingatkan, ekspor lobster mengalami peningkatan setelah adanya regulasi yang dikeluarkan Menteri Kelautan dan Perikanan periode 2014-2019, Susi Pudjiastuti, yang melarang benih lobster diekspor.

"Setelah Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 56 Tahun 2016 (terkait larangan ekspor benih lobster), ekspor lobster meningkat," kata Suhana kepada Antara di Jakarta, Kamis 19 Desember 2019.

Menurut data yang diberikan Suhana yang diolah dari TradeMap 2019, ditemukan bahwa nilai ekspor lobster terus meningkat yaitu dari 7,09 juta dolar AS pada 2015, menjadi 14,84 juta dolar pada 2016, kemudian 17,31 juta dolar pada 2017, dan 28,45 juta dolar pada 2018.

Baca Juga: PDIP Tolak Usulan Ekspor Benih Lobster, Khawatir untuk Kepentingan Para Rente

Selain itu, Suhana mentatakan, dalam periode 2010-2016 rata-rata sekitar 96,91 persen produksi lobster Indonesia bersumber dari perikanan tangkap dan hanya 3,09 persen yang berasal dari perikanan budidaya, serta sampai saat ini pasokan benih lobster untuk budidaya masih bersumber dari penangkapan di alam.

​​​​​"Pemerintah harus belajar dari hilangnya benih nener (bandeng) di alam usai banyaknya benih bandeng ditangkap nelayan. Dalam 30 tahun terakhir ini benih nener hilang di alam. Untungnya benih nener sudah bisa dibenihkan secara buatan sehingga pasokan bandeng masih tersedia dari budidaya. Nah benih lobster sampai saat ini belum bisa dibenihkan secara buatan," katanya.

Ia juga mengingatkan bahwa masyarakat di Indonesia Timur memiliki kearifan lokal yaitu aturan adat sasi di mana lobster yang ditangkap adalah ukuran konsumsi dan bukannya ukuran kecil.

Baca Juga: Wakil Ketua Komisi IV DPR Desak Polisi Usut Tuntas Pelaku Dugaan Penyelundupan Benih Lobster

Untuk itu, lulusan S3 dari Ekonomi Kelautan Tropika Institut Pertanian Bogor tersebut mengatakan, selayaknya pemerintah juga dapat belajar dari kearifan lokal sasi lobster tersebut.

Halaman:

Editor: Yusuf Wijanarko

Sumber: Antara

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X