Rabu, 26 Februari 2020

PDIP Tolak Usulan Ekspor Benih Lobster, Khawatir untuk Kepentingan Para Rente

- 18 Desember 2019, 20:53 WIB
Lobster.* /REUTERS

PIKIRAN RAKYAT - Anggota DPR dari Fraksi PDIP Rahmat Handoyo menginginkan pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan tidak membuka kanal ekspor benih lobster yang telah ditutup oleh Menteri Kelautan dan Perikanan periode sebelumnya, Susi Pudjiastuti.

"Saya sangat khawatir, wacana (membuka ekspor benih lobster) yang sudah menuai kontroversi ini bukan semata untuk kepentingan perekonomian kita, tapi untuk kepentingan para rente," kata Rahmad Handoyo dalam siaran persnya, Rabu 18 Desember 2019 sebagaimana dilaporkan Antara.

Rahmad mengingatkan, saat ekspor benih lobster ditutup saja, telah terungkap sejumlah kasus penyelundupan benih lobster telah ditemukan di sejumlah tempat oleh aparat penegak hukum.

Baca Juga: Wakil Ketua Komisi IV DPR Desak Polisi Usut Tuntas Pelaku Dugaan Penyelundupan Benih Lobster

Ia berpendapat, seharusnya Indonesia tidak mengekspor benih lobster untuk dibudidayakan di luar negeri, tetapi seharusnya investor dari luar yang menanamkan modalnya untuk berbudidaya lobster di sini.

Sebagaimana diwartakan, Presiden Joko Widodo meminta agar Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo memperhatikan nilai tambah yang dapat diperoleh Indonesia dari kebijakan pembukaan keran ekspor benih lobster.

"Yang paling penting menurut saya, negara mendapatkan manfaat, nelayan mendapatkan manfaat, lingkungan tidak rusak, yang paling penting itu," kata Presiden Joko Widodo di pintu tol Samboja, Kutai Kartanegara, Selasa 17 Desember 2019.

Baca Juga: Suarakan Soal Ekspor Baby Lobster, Susi Pudjiastuti: Saya Tidak Memiliki Maksud Politik Tertentu

Sementara itu, Kementerian Kelautan dan Perikanan meminta semua pihak untuk dapat bersabar menunggu kajian terkait benih lobster, karena masih belum ada regulasi terbaru yang resmi dikeluarkan terkait hal tersebut.

Halaman:

Editor: Yusuf Wijanarko

Sumber: Antara

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X