Minggu, 31 Mei 2020

Bisnis Kedai Kopi Masih Prospektif

- 17 Desember 2019, 15:38 WIB
ILUSTRASI.*/CANVA /

JAKARTA, (PR).- Bisnis kedai kopi di Indonesia diprediksi terus tumbuh hingga double digit pada 2020.

Dalam setahun terakhir, 40 persen generasi Y dan Z membeli minuman ini dari kedai coffe to go yang menyediakan kopi siap minum berkualitas dengan harga terjangkau.

Berdasarkan hasil riset TOFFIN, jumlah kedai kopi di Indonesia pada Agustus 2019 mencapai lebih dari 2950 gerai.

Baca Juga: Dari Kopi Sampai Akar Wangi, Karya Para Mantan TKI Dipamerkan di Bandung

Jumlah itu meningkat hampir tiga kali lipat dibandingkan pada 2016 yang hanya sekitar 1000.

Vice President Sales and Marketing TOFFIN Indonesia, Nicky Kusuma, mengaakan angka riil jumlah kedai kopi ini bisa lebih besar karena sensus kedai kopi itu hanya mencakup gerai-gerai berjaringan di kota-kota besar.

"Jadi sensus tidak termasuk kedai-kedai kopi independen yang modern maupun tradisional di berbagai daerah. Kami perkirakan jumlah riilnya dua sampai tiga kali lipat," ujar Nicky di Jakarta, Selasa, 17 Desember 2019.

Dia mengatakan, konsumsi kopi domestik Indonesia juga terus meningkat.

Data Tahunan Konsumsi Kopi Indonesia 2019 yang dikeluarkan oleh Global Agricultural Information Network menunjukkan proyeksi konsumsi domestik pada 2019 mencapai 294.000 ton atau meningkat sekitar 13.9% dibandingkan konsumsi pada 2018 yang mencapai 258.000 ton.

Halaman:

Editor: Siska Nirmala


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X