Kembangkan Industri Kendaran Listrik, Indonesia dan Jepang Kian Mesra

- 14 Desember 2019, 18:37 WIB
DIREKTUR Jenderal Industri Logam Mesin Alat Transportasi dan Elektronika Kementerian Perindustrian, Harjanto dan Sekretaris Jenderal National Research Council Hong Keun Gil pada acara The 1st Sub Joint Committee Meeting di Bali, Jumat 13 Desember 2019.* /DOK. HUMAS KEMENTERIAN PERINDUSTRIAN

JAKARTA, (PR) - Indonesia dan Jepang terus menjalin kerja sama dalam upaya pengembangan industri otomotif, termasuk mendorong percepatan produksi kendaraan yang ramah lingkungan.

Langkah strategis ini diwujudkan melalui sinergi antara Kementerian Perindustrian RI dengan Kementerian Ekonomi, Perdagangan dan Perindustrian (Ministry of Economy, Trade and Industry/METI) Jepang.

“Mereka memberikan gambaran tentang pengembangan industri kendaraan listrik. Adapun yang kami bahas, antara lain mengenai kebijakan pengembangan industri otomotif kedua negara,” kata Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin RI Harjanto lewat keterangannya diterima di Jakarta, Sabtu 14 Desember 2019.

Selain itu, kata dia, tren dan aktivitas penggunaan kendaraan listrik serta pengembangan baterai di dunia pada acara The 2nd Indonesia-Japan Automotive Dialogue di Bali.

Baca Juga: Kebutuhan BBM dan Listrik Meningkat di Tahun Baru, Masyarakat Jangan Khawatir

Harjanto menjelaskan, pelaksanaan kegiatan tersebut guna saling berbagi pengetahuan dan pengalaman mengenai standardisasi dan regulasi teknis yang diimplementasikan di kedua negara. Salah satunya adalah pemanfaatan energi baru terbarukan (biofuel).

“Kami juga mendapatkan input dari mereka khususnya untuk implementasi B30. Misalnya, mereka memberikan masukan tentang bagaimana mendapatkan fuel yang berkualitas lebih baik. Contohnya, campuran Fatty Acid Methyl Ester (FAME)-nya itu ada proses lanjutan, sehingga akan menghasilkan proses hydrogenated vegetable oil,” ujarnya kepada ANtara.

Bahkan, menurut Harjanto, kedua belah pihak membicarakan terkait perkembangan investasi dan insentif untuk pengembangan industri kendaraan listrik.

Baca Juga: Awal Tahun 2020, Hyundai dan Grab Siap Luncurkan Mobil Listrik Ramah Lingkungan

Halaman:

Editor: Yusuf Wijanarko

Sumber: Antara


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

Galamedia News

Ini Dia Hakikat Sabar

23 September 2020, 16:02 WIB
X