Pos Indonesia Laksanakan Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni dan Penyediaan Sarana Air Bersih

- 13 Desember 2019, 14:21 WIB
PT Pos Indonesia (Persero) melaksanakan kegiatan CSR berupa perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RUTILAHU) dan penyediaan sarana air bersih di Desa Rancapanggung Kecamatan Cililin Kabupaten Bandung, Jawa Barat. /Dok Public Relations PT Pos Indonesia (Persero)

PIKIRAN RAKYAT – Sebagai bentuk kepedulian Perusahaan terhadap lingkungan dan dalam rangka mewujudkan program BUMN Hadir untuk Negeri, PT Pos Indonesia (Persero) melaksanakan kegiatan CSR berupa perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RUTILAHU) dan penyediaan sarana air bersih di Desa Rancapanggung Kecamatan Cililin Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Berdasarkan usulan dari Kepala Desa setempat dan hasil Survey yang dilakukan oleh Divisi PKBL PT Pos Indonesia (Persero), telah ditetapkan 5 (lima) warga yang memenuhi kriteria untuk menerima bantuan, yaitu tempat tinggalnya rusak parah, berpenghasilan minim sehingga tidak mampu memperbaiki rumah secara swadaya, serta janda lanjut usia.

Kelima warga tersebut adalah Suryana warga Kp. Pasir Panjang RT.02/01, Mustopa warga Bojongsalam RT.05/06, Ipong warga Kp. Lebak Sumur RT.04/0, Neneng Hoeriah warga Kp.Rancapanggung RT.01/08, dan Melah warga Kp. Bonjot RT.02/13.

Baca Juga: Mang Oded Janjikan Rumah Kontrakan untuk Korban Penggusuran Tamansari

Disamping perbaikan rumah tidak layak huni (rutilahu), di Desa Rancapanggung Kecamatan Cililin Kabupaten Bandung Barat ini, Pos Indonesia juga menyediakan sarana air besih bagi warga kampung Bonceret RT 03/10.

Kampung ini dinilai sangat membutuhkan bantuan mengingat wilayah tersebut kering dan sebagian penduduknya sulit mendapatkan air bersih.

Perbaikan rumah dan penyediaan sarana air bersih ini dilaksanakan selama 1 (satu) bulan, dan pada tanggal 12 Desember 2019, bantuan diserahkan dan ditinjau langsung oleh VP PKBL atas nama Direksi PT Pos Indonesia (Persero), Zulfa Erinaldi.

Baca Juga: Kabar Baik! Pencak Silat Ditetapkan Sebagai Warisan Budaya Takbenda oleh UNESCO

Halaman:

Editor: Rahmad Maulana


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X