Sabtu, 6 Juni 2020

Perang Harga Produk Impor dengan Produk Lokal, Membuat Resah Pelaku UMKM di Jabar

- 9 Desember 2019, 21:33 WIB
AGUS Suherman (47) di di bengkel pembuatan pot kayu miliknya, di Kampung Sukamanah, RT 3 RW 11, Desa Langensari, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Kamis, 21 Februari 2019.*/HENDRO HUSODO/PR /Hendro Susilo Husodo

"Harus ada proteksi terhadap produk-produk lokal, kan kemarin Pak Presiden Jokowi mulai teriak. Soal cangkul (impor) kita bisa bikin, kenapa harus impor. Itu hanya bisa kalau e-procurement-nya (di LKPP) di perbaiki," kata Suryani Sidiq Motiq di Kota Bandung, Jawa Barat, Senin 9 Desember 2019.

Indonesia memiliki banyak produk lokal yang bisa dibuat sendiri.

Contohnya saja produk kopi yang sekarang sedang di minati oleh banyak orang dikalangan millenial. Produk kopi Indonesia jauh lebih enak dan kualitasnya lebih baik dibanding dengan produk impor.

Di tengah era moderenisasi seperti sekarang, produk lokal harus bisa bersaing dengan produk impor dan pelaku UMKM harus percaya dengan produk lokalnya sendiri bahwa produk mereka lebih baik daripada produk hasil import.

Baca Juga: Berkat Reuni, Lagu My Chemical Romance Berhasil Kembali Masuk Chart

Produk lokal harus terus berinovasi terhadap produknya, di tengah terjadinya perang dagang dengan barang impor.

Pemerintah daerah juga harus konsisten dalam menghadirkan situasi bisnis yang kondusif, contohnya dengan menerbitkan regulasi yang mendukung.***

Halaman:

Editor: Andika Thaselia Prahastiwi

Sumber: Antara, Pikiran Rakyat


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X