Senin, 27 Januari 2020

Bursa Efek Indonesia Perkuat Basis Investor Domestik

- 8 Desember 2019, 19:04 WIB
PENGUNJUNG berjalan di samping layar pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat, 15 November 2019.*/ANTARA /

BANDUNG, (PR).- Bursa Efek Indonesia (BEI) terus memperkuat basis investor ritel domestik.

Hal tersebut seiring dengan semakin membaiknya budaya berinvestasi di pasar modal dan meningkatnya proporsi transaksi investor domestik yang semakin dominan.

Direktur Pengembangan BEI Hasan Fawzi mengatakan saat ini jumlah penambahan investor saham di tanah air mencatatkan rekor baru.

Baca Juga: Penyampaian Laporan Keuangan Perusahaan Menurun

Tercatat per 6 Desember 2019, jumlah investor saham selama 2019 tumbuh 240.000 single investor identification (SID) atau melampaui raihan 2018 yang mencatatkan pertumbuhan 223.749 SID.

Saat ini total investor saham mencapai 1,095 juta dari sebelumnya 852.240 SID atau tumbuh 29%.

“Kami harapkan sampai akhir tahun ini bisa tumbuh diangka 250.000 SID,” ujarnya disela Peresmian Gedung Baru Kantor Perwakilan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Jawa Barat, di Bandung, akhir pekan lalu.

Sementara di Jabar, jumlah investor pasar modal sektor saham per Oktober 2019 telah mencapai 170.015 single investor identification (SID) atau 0,35 persen dari jumlah populasi penduduk Jabar.

Jumlah investor Jabar tersebut tumbuh 26 persen dibandingkan posisi akhir Desember 2018.

Halaman:

Editor: Siska Nirmala

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Jawa Barat Network

X