Selasa, 18 Februari 2020

Situasi Kondusif, Bisnis Pariwisata Diprediksi Membaik pada 2020

- 8 Desember 2019, 16:18 WIB
FOTO udara wisata Pantai Barat di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Sabtu, 30 November 2019.* /ADENG BUSTOMI

Ia mengutarakan sudah ada pertemuan, dan dikatakan telah ada formula yang cukup baik.

Formula ini dibuat lintas sektoral yang diharapkan akan mampu mendongrak kembali wisatawan domestik.

"Kuncinya, dengan adanya kompetisi bisnis penerbangan akan menciptakan harga tiket yang lebih murah. Dengan demikian tur domestik diharapkan akan lebih baik lagi pada 2020," katanya.

Pada kesempatan tersebut, Budijanto juga menyinggung mengenai digitalisasi. Ia mengakui di era saat ini, digitalisasi merupakan suatu keniscayaan.

Hanya, saat ini pemerintah pun tengah menyoroti kedaulatan data negara ini yang dinilai terlalu terbuka seiring digitalisasi yang ditetapkan.

"Kita harapkan bisa segera dieksekusi sehingga UMKM bisa hidup. Lebih baik membela 1.000 UMKM dibandingkan satu corporate besar. Bahkan jauh lebih baik jika ada insentif dan sebagainya," katanya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Jabar selama Januari-Oktober 2019 tercatat jumlah wisatawan mancanegara yang mengunjungi Jabar melalui pintu masuk Bandara Husein Sastranegara dan Pelabuhan Muara Jati, Cirebon sebanyak 129.391.

Wisatawan asal Malaysia dan Singapura masih mendominasi kunjungan ke Tatar Priangan.***

Halaman:

Editor: Siska Nirmala

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X