Lebih Stabil, Alasan UKM Sebaiknya Segera Buka Online Shop Ketimbang Jualan Offline di 2020

- 8 Desember 2019, 11:56 WIB
BELANJA online/THENATIONAL.AE /

BANDUNG, (PR).- Pasar online bisa menjadi solusi bagi pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) dalam menghadapi potensi ketidakpastian ekonomi tahun depan. Kendati secara umum daya beli masyarakat 2020 diprediksi melambat, permintaan melalui pasar online justru akan terus meningkat.

Demikian diungkapkan Senior Expert Perkumpulan Untuk Peningkatan Usaha Kecil (PUPUK) Bandung, Helma Agustiawan, di Bandung, Jumat 6 Desember 2019. Ia mengatakan, peningkatan permintaan online sudah terjadi sejak beberapa waktu terakhir.

"Sepanjang tahun ini misalnya, secara umum pelaku usaha mengeluhkan penurunan permintaan. Akan tetapi, pelaku bisnis online justru mengaku sebaliknya. Permintaan mereka terus menanjak," kata Helma.

Baca Juga: Memprediksi Tumbuh Kembang Startup di Jabar Tahun 2020, Layanan Grosir Online Punya Peluang

Oleh karena itu, menurut dia, pasar online bisa menjadi solusi bagi UMKM untuk meningkatkan aset dam omzet usaha, termasuk pada 2020. Ia memastikan, daya beli dan realisasi transaksi konsumen online akan terus meningkat.

"Pelaku usaha yang saat ini masih menggunakan pemasaran offline harus segera beralih ke online," ujarnya.

Beberapa produk yang akan menjadi primadona pasar online, menurut dia, adalah skincare dan travel. Produk lainnya yang tetap dicari adalah fesyen, aksesoris, dan suku cadang kendaraan, juga makanan dan minuman.

Baca Juga: Canggih, Pedagang Pasar di Cirebon Bayar Retribusi Pakai QR Code

Data Google, Temasek dan Bain & Company tahun ini menyebutkan, transaksi ekonomi digital di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek) mencapai 555 dollar AS per kapita. Sementara di daerah nonmetropolitan mencapai 103 dollar AS per kapita. 

Halaman:

Editor: Gugum Rachmat Gumilar


Tags

Komentar

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X