Kamis, 23 Januari 2020

Pelaku Usaha Fesyen Lokal Perkuat Kolaborasi

- 6 Desember 2019, 14:40 WIB
KONFERENSI Pers Storeless Warehouse Sale, di Jalan Ir H Djuanda, Kota Bandung, Jumat, 6 Desember 2019.* /YULISTYNE KASUMANINGRUM/PR

BANDUNG, (PR).- Di tengah gempuran produk impor yang semakin deras, pelaku usaha fashion tanah air terus memperkuat kolaborasi antar sesama.

Diharapkan, kolaborasi yang dilakukan akan mampu meningkatkan daya saing produk yang dihasilkan.

Inisiator Kartelokal, Ryanda Ibrahim mengatakan secara umum masuknya produk impor Tiongkok cukup memengaruhi.

Baca Juga: Pelaku Usaha Kecil Tolak Upah Minimum Setara Perusahaan Besar

Apalagi dengan harganya yang dipatok jauh lebih murah telah menimbulkan kegelisahan di kalangan pelaku usaha.

Oleh karena itulah sejumlah pelaku usaha menginisiasi salah satu gerakan yakni Kartelokal Bandung untuk menunjukan kebanggaan terhadap produk lokal.

Melalui gerakan ini para pelaku usaha, lanjutnya, berkolaborasi misalnya dengan berbagi vendor agar saling menguatkan dan berdaya saing.

Baca Juga: UMKM Jabar: Serbuan Produk Impor Kian Mengkhawatirkan

“Jika masing-masing, sulit untuk bersaing dengan produk Cina. Namun dengan berkolaborasi, kami bisa menekan biaya sehingga harga pun dapat menjadi lebih kompetitif. Selain itu, dengan sharing ilmu berbisnis, bagaimana bahan material. Tujuannya kita kuat, lokalnya berdaya,” ujarnya saat Konferensi Pers Storeless Warehouse Sale, di Bandung, Jumat, 6 Desember 2019.

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Jawa Barat Network

X