Rabu, 19 Februari 2020

Iklim Usaha 2020 Diprediksi Labil, UMKM Harus Kerja Keras

- 5 Desember 2019, 19:16 WIB
PENGUNJUNG melihat produk kerajinan dari bahan koran bekas saat Gebyar Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Juara di lapangan Kampus IPB, Baranangsiang, Kota Bogor, Jawa Barat, Sabtu, 28 September 2019.* /ANTARA

Komoditas lainnya yang menjadi unggulan adalah kopi, teh, rempah, dan buah-buahan. Menurut Daniel, negara tujuan ekspor untuk adalah Amerika Serikat, Vietnam, Jepang dan India.

Sementara untuk buah-buahan adalah Malaysia, Korea Selatan, Tiongkok, Kamboja, dan Arab Saudi. Nilai ekspor pertanian tahun 2018  3,4 miliar dolar AS dengan pertumbuhan rata-rata 0,19 persen per tahun.

Komoditas fashion muslim juga menjadi andalan menopang ekspor. Global Islamic Economy memprediksi nilai pasar fashion muslim global pada 2020 mencapai  327 miliar dolar.

Sementara pasar ekspor potensial Indonesia berada di Timur Tengah, Malaysia, dan Brunei Darussalam.

"Kontribusi Indonesia terhadap muslim fashion global baru 1,8 persen. Brand local icon fashion muslim, seperti Dian Pelangi, Tuneeca, Vanilla Hijab, Elzatta, Shafira, Bilqis, Meccanism, House of Lea Soraya perlu didorong menjadi brand global," ujarnya.***

Halaman:

Editor: Yusuf Wijanarko

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X