Rabu, 19 Februari 2020

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Melambat, Wakil Menkeu: Itu Terbilang Baik

- 5 Desember 2019, 09:27 WIB
ILUSTRASI pertumbuhan ekonomi.* /DOK. PR

JAKARTA, (PR).- Wakil Menteri Keuangan, Suahasil Nazara memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang tahun ini sebesar 5,05 persen secara tahunan (year on year) atau melambat jika dibandingkan pertumbuhan ekonomi 2018. Perlambatan ekonomi Indonesia dia sebut merupakan imbas dari perlambatan perekonomian global.

Pada tahun 2018, ekonomi Indonesia mampu tumbuh 5,17 persen (yoy). Pada Kuartal III 2019, ekonomi Indonesia tumbuh 5,02 persen (yoy).

Dalam Mandiri Market Outlook 2020 di Jakarta, Rabu malam, 4 Desember 2019, Suahasil mengatakan bahwa proyeksi pertumbuhan ekonomi 2019 sebesar 5,05 persen ini terbilang optimistis. Hal itu karena negara-negara ekonomi sepadan (peers) mengalami perlambatan yang jauh lebih dalam ketimbang Indonesia, seperti India, ataupun negara maju Tiongkok.

Sementara itu, lembaga keuangan multilateral seperti Bank Dunia dan Dana Moneter Internasional (IMF) pun merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi global pada tahun ini. Terakhir IMF memasang proyeksi pertumbuan ekonomi global pada tahun ini sebesar 3,0 persen dari sebelumnya 3,2 persen.

Baca Juga: IMF dan Bank Dunia Hubungi Presiden Jokowi, Ingatkan Kondisi Ekonomi

"Indonesia tumbuh 5,02 persen pada kuartal ketiga 2019. Itu terbilang baik di tengah kondisi global seperti sekarang ini. Estimasi akhir tahun sebesar 5,05 persen juga bukan rendah, melainkan bisa memberikan momentum cukup," kata Suahasil pada Antara.

Menurut Mantan Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kemenkeu itu, pertumbuhan ekonomi dalam negeri pada tahun ini juga masih didukung daya beli masyarakat yang terjaga. Parameternya adalah realisasi inflasi yang lebih baik dari target pemerintah. Hingga November 2019, inflasi tahunan berada di 3,0 persen (yoy).

Suahasil memperkirakan inflasi di akhir tahun akan sebesar 3,1 persen. Terjaganya daya beli juga terbantu dengan menurunnya jumlah pengangguran dan angka kemiskinan. "Perekonomian Indonesia di jalur yang benar dan kita akan lihat perbaikan sambil reformasi," katanya.

Baca Juga: Presiden Jokowi Mengaku Bakal Ganggu Pengimpor Minyak

Halaman:

Editor: Gugum Rachmat Gumilar

Sumber: Antara

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X