Jumat, 13 Desember 2019

Nelayan dan ABK Akan Jadi Peserta BPJAMSOSTEK

- 4 Desember 2019, 14:50 WIB
PARA nelayan Pantai Santolo, Kecamatan Cikelet, bersiap untuk pergi melaut. Saat ini hasil tangkapan ikan sedang bagus sehingga para nelayan semangat untuk melaut.* /AEP HENDY/KABAR PRIANGAN  

JAKARTA, (PR).- Nelayan, awak kapal, dan tenaga kerja lainnya yang berada di sektor perikanan tangkap akan didaftarkan menjadi peserta BPJAMSOSTEK (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan).

Peserta akan didaftarkan tergabung dalam empat program yang telah disepakati yakni Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Kematian, Jaminan Hari Tua, dan/atau Jaminan Pensiun.

 

Sinergi ini terwujud atas kerja sama BPJAMSOSTEK  dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia terkait pelaksanaan program jaminan sosial ketenagakerjaan bagi tenaga kerja di sektor perikanan, baik nelayan tangkap maupun budidaya.

Kerja sama tersebut dituangkan dalam Nota Kesepahaman yang ditandatangani oleh Direktur Utama BPJAMSOSTEK Agus Susanto dan Sekretaris Jenderal Kementerian Perikanan dan Kelautan Nilanto Perbowo di Jakarta, Rabu 4 Desember 2019.

Baca Juga: Patimban City Akan Jadi Pusat Kota Baru

Sebelumnya, pada Selasa 3 Desember 2019 di Surabaya, ditandatanagani juga Perjanjian Kerja Sama (PKS) oleh Direktur Kepesertaan BPJAMSOSTEK E.Ilyas Lubis dan Direktur Jendral Perikanan Tangkap Kementerian KKP M. Zulficar Mochtar.

Selain itu BPJAMSOSTEK  dan Kementerian KKP akan bersama-sama melakukan sosialisasi dan edukasi bersama terkait pentingnya program jaminan sosial ketenagakerjaan kepada masyarakat kelautan dan perikanan.

Sampai dengan bulan November 2019, jumlah tenaga kerja di sektor kelautan dan perikanan yang terdaftar di BPJamsostek sebanyak 137.686 orang. Angka tersebut terus mengalami peningkatan, seiring dengan kesadaran para pekerja tentang perlindungan jaminan sosial.


Halaman:

Editor: Ari Nursanti

Sumber: Antara

Artikel Terkait

Tags

Komentar

Terkini

X