Jumat, 13 Desember 2019

Berdiri di Areal Rawan Longsor, Sejumlah Menara Listrik di Jawa Barat Direlokasi

- 4 Desember 2019, 13:51 WIB
ILUSTRASI.* /DOK. PR


BANDUNG, (PR).- Memasuki musim penghujan, PT PLN Unit Induk Transmisi (UIT) Jawa Bagian Tengah (JBT) merelokasi sejumlah menara transmisi yang berada di area dekat titik rawan longsor.

Untuk wilayah Jawa Barat (Jabar), PLN UIT JBT menyiapkan tiga menara darurat yang semuanya ditempatkan di Kadipaten.

Demikian diungkapkan Senior Manager Sumber Daya Manusia (SDM) & Umum, Dyan Prasetya Rini, di Bandung, Rabu, 4 Desember 2019.

Baca Juga: Longsor, Pohon, dan Layang-layang Jadi Penyebab Terbesar Gangguan Listrik

Menurut dia, Kadipaten merupakan area yang paling rawan longsor di Jabar.

"Pergerakan tanah di daerah rawan longsong dapat membuat kedudukan tower bergeser atau miring. Kondisi ini dapat berakibat fatal bagi sistem ketenagalistrikan," katanya.

Oleh karena itu, menurut dia, sebelum memasuki musim penghujan, PLN UIT JBT telah melakukan pemetaan daerah sekitar menara transmisi yang dekat dengan titik rawan longsor.

Baca Juga: Setengah Badan Jalan Wanayasa Purwakarta Sempat Tertutup Longsor

Berdasarkan pemetaan tersebut, 35 menara masuk dalam kategori kritis, 12 waspada, dan 20 dalam kategori pemantauan/pengawasan.

"Untuk Jabar, daerah rawan longsor diantaranya berada di Sumedang, Cililin, Majalengka, dan Cirebon," ujarnya.


Halaman:

Editor: Gita Pratiwi

Tags

Komentar

Terkini

X