Senin, 9 Desember 2019

50 Persen Gudang SRG Mangkrak karena Minim Dukungan Pemda

- 3 Desember 2019, 19:46 WIB
PETANI.*/ADE BAYU INDRA/PR /Ade Bayu Indra

JAKARTA, (PR).- Sekitar 50 persen dari jumlah total 123 sistem resi gudang di daerah mangkrak.

Kementrian Perdagangan menuding banyaknya gudang yang mangkrak tersebut disebabkan oleh minimnya dukungan dari pemerintah daerah.

Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi, Tjahya Widayanti, mengatakan sistem resi gudang bermula dari banyaknya pelaku usaha dan petani yang kesulitan mendapatkan instrumen pembiayaan.

Berdasarkan kesulitan tersebut, terbit Undang undang no.9 tahun 2011 yang menjelaskan tentang pemanfaatan sistem resi gudang untuk petani dan pelaku usaha. Peraturan tersebut kemudian direvisi dalam Undang undang no. 11 tahun 2011.

Sistem Resi Gudang ini memungkinkan petani, penambang atau pelaku usaha untuk mendapatkan pembiayaan dengan agunan komoditas. Terdapat 17 komoditas yang termasuk dalam resi gudang seperti beras, kakao, rumput laut, teh, dan nikel.

"Sistem Resi gudang ini bisa dimanfatkan siapa saja baik petani, pedagang, maupun eksportir. Terutama saat panen raya atau mengalami harga komoditas jatuh," ujar Tjahya di Jakarta, Selasa, 3 November 2019.

Tjahya mengatakan, sebelumnya banyak pemerintah daerah yang meminta dibangun resi gudang tersebut.

Saat ini terdapat 123 resi gudang yang ada di 106 kabupaten/kota. Khusus di Jawa Barat, terdapat 29 sistem resi gudang.

Sebanyak 14 diantaranya dibangun pemerintah, dan 15 lainnya dibangun swasta.


Halaman:

Editor: Siska Nirmala

Tags

Komentar

Terkini

X