Sabtu, 7 Desember 2019

Lima Pesantren Asal Jabar Kebanjiran Pesanan Produk dari Eropa, Afrika, dan Asia

- 3 Desember 2019, 18:45 WIB
Lima Koperasi Pondok Pesantren (Koppontren) peserta One Pesantren One Product (OPOP) yang dikirim Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) ke ajang World Halal Summit (WHS) sukses menjaring sejumlah perusahaan besar untuk mengikat komitmen bisnis.* /AI RIKA RACHMAWATI/PR

BANDUNG, (PR).- Lima Koperasi Pondok Pesantren (Koppontren) peserta One Pesantren One Product (OPOP) yang dikirim Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) ke ajang World Halal Summit (WHS) sukses menjaring sejumlah perusahaan besar untuk mengikat komitmen bisnis.

Para calon pembeli tertarik dengan produk pertanian, fesyen, dan jasa wisata halal.

Koppontren Al-Ittifaq Kab. Bandung berhasik menggaet Vizyon Team yang memerlukan buah-buahan, sayuran, jahe, dan lengkuas.

Baca Juga: Bulog Berencana Musnahkan 20.000 Ton Beras, Beragam Reaksi Muncul

Selain itu juga Eruope Vital yang akan membeli jahe, lengkuas, dan kayu manis (2 feet container).

"African Tide membutuhkan kunyit dan jahe, Empire Qatar meminta kopi, serta perusahaan-perusahaan Turki membutuhkan sayuran dan tanaman obat," ujar Chief Executive Officer (CEO) Al-Ittifaq, Setia Irawan, melalui siaran pers yang diterima "PR", Selasa, 3 Desember 2019.

Bukan hanya mendapatkan pembeli produk pertanian, Al Ittifaq juga memperoleh kesempatan untuk diajak bertransformasi digital oleh perusahaan konsultan teknologi informasi (TI) dunia, Archytas Blockchain Consultancy.

Al Ittifaq dan pesantren lainnya diajak untuk menggunakan metode blockchain.

“Kami terpacu untuk mempelajari apa itu blockchain dan bagaimana memanfaatkannya dalam bisnis kami,” ujar Setia.


Halaman:

Editor: Siska Nirmala

Tags

Komentar

Terkini

X