Senin, 24 Februari 2020

Perdana, Industri Lokal Mampu Produksi QR EDC

- 26 November 2019, 18:45 WIB
Transaksi digital dengan QR EDC.* /YULISTYNE KASUMANINGRUM/PR

BANDUNG, (PR).- Industri tanah air untuk pertama kalinya berhasil memproduksi mesin QR-EDC (Quick Response Electronika Data Capture).

Kehadiran alat transaksi yang diproduksi PT Tata Sarana Mandiri (TSM) tersebut diharapkan akan dapat meningkatkan daya saing serta pertumbuhan Industri Kecil Menengah (IKM) atau UMKM lokal.

“Saya sangat mengapresiasi inovasi yang dilakukan TSM sebagai industri pionir produk berteknologi tinggi. Bangga ada produk buatan anak negeri yang bisa merangkum semua QR EDC yang ada. Kehadiran mesin ini akan mendukung perekonomian Indonesia,” ujar Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka Kementerian Perindustrian, Gati Wibawaningsih saat peluncuran produksi perdana mesin QR-EDC, di Bandung, Selasa, 26 November 2019.

Baca Juga: Milad FK Unisba Bahas Pengaruh Revolusi Industri 4.0 Terhadap Sektor Kesehatan

Gati menjelaskan, revolusi industri ke-4 merupakan era terjadinya konektivitas secara nyata antara manusia, mesin, dengan data.

Era tersebut telah mulai memasuki lini kehidupan masyarakat melalui teknologi-teknologi baru seperti QR-EDC yang sehari-hari digunakan sebagai mesin pembayaran digital yang berbasis teknologi kode QR.

Termasuk bagi UMKM, menurutnya, teknologi tersebut diharapkan dapat membantu mendigitalisasi sistem transaksi UMKM di Indonesia.

Baca Juga: Meski Berpotensi, Produk UMKM Cimahi Belum Dilirik Ritel Modern

Selain itu, memberikan peluang untuk mempermudah proses transaksi bagi para IKM di daerah wisata yang sering dikunjungi wisatawan maupun yang berada di wilayah sentra sentra industri kecil.

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X