Kamis, 2 April 2020

BPS Matangkan Persiapan Sensus Penduduk 2020

- 21 November 2019, 18:29 WIB
Kepala BPS Jabar Dody Herlando dalam Koordinasi dan Konsolidasi Sensus Penduduk 2020 dengan tema “Kolaborasi Menuju Satu Data Kependudukan Indonesia”, di Bandung, Rabu, 20 November 2019.*/YULISTYNE KASUMANINGRUM/PR

BANDUNG, (PR).- Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Barat terus mematangkan persiapan dan mendalami skema sensus penduduk 2020. Langkah tersebut sebagai upaya untuk mewujudkan kedaulatan data menuju satu data Indonesia.

Kepala BPS Jabar Dody Herlando mengatakan di era digital saat ini, data memiliki peranan yang sangat penting. Bahkan data kini diakui sebagai jenis kekayaan baru Indonesia yang lebih berharga dibandingnya minyak.

“Data kependudukan menjadi hal paling penting bagi seluruh instansi pemerintahan. Data sebagai dasar untuk kebijakan pembangunan yang dilakukan,” katanya Koordinasi dan Konsolidasi Sensus Penduduk 2020 dengan tema “Kolaborasi Menuju Satu Data Kependudukan Indonesia”, di Bandung, Rabu, 20 November 2019.

Pada 2020 Indonesia akan melaksanakan Sensus Penduduk sesuai amanat Undang-Undang no 16 tahun 1997 tentang Statistik.

Kegiatan ini juga sejalan dengan rekomendasi PBB mengenai Sensus Penduduk dan Perumahan Tahun 2020 (UN Principles and Recommendation for Population and
Housing Census Round 2020).

loading...

Kegiatan koordinasi dan konsolidasi, lanjutnya Dody, merupakan proses bisnis pertama dalam tahapan Sensus Penduduk 2020 (SP2020). Kegiatan tersebut merupakan kunci sukses SP2020 di Jawa Barat.

“SP2020 adalah pekerjaan besar seluruh bangsa Indonesia, bukan hanya tugas Badan Pusat Statistik. Oleh karena itu perlu dukungan dan partisipasi aktif dari seluruh stakeholders untuk berkolaborasi dalam menyukseskan SP2020 di Jawa Barat,” katanya.

Heri Suherman, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Provinsi Jabar mengatakan dalam melakukan perencanaan dan evaluasi pembangunan, pemerintah memerlukan data berkualitas.

Data berkualitas penting dalam perumusan kebijakan, pendidikan, kesehatan, maupun setiap aktivitas pelaku usaha/bisnis.

Halaman:

Editor: Siska Nirmala

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X