Rabu, 11 Desember 2019

Terkendala Biaya dan Persyaratan, Sebagian Besar UMKM Jabar Belum Kantongi Sertifikasi Halal

- 16 November 2019, 12:45 WIB
ILUSTRASI.*/DOK PR

BANDUNG, (PR).- Hingga saat diperkirakan baru 15%-20% produk usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Jawa Barat (Jabar) yang sudah mengantongi sertifikasi halal. Padahal, aturan wajib sertifikasi halal sudah berlaku bertahap sejak 17 Oktober lalu.

Ketua Jaringan Pengusaha Nasional (Japnas) Jawa Barat (Jabat), Iwan Gunawan, mengatakan, selain biaya sertifikasi, umumnya pelaku UMKM terkendala persyaratan yang ia nikai semakin ketat. Salah satunya persyaratan kemasan yang juga harus sudah mengantongi sertifikasi halal.

"Kalau dengan aturan yang ada saat ini, sulit bagi UMKM untuk mengantongi sertifikasi halal," ujarnya, di Bandung, Jumat, 15 November 2019.

Menurut dia, ketika mewajibkan sertifikasi halal, seharusnya pemerintah juga memberikan kemudahan bagi pelaku UMKM untuk mengurusnya, bukan sebaliknya. Pemerintah juga harus menambah kuota bantuan sertifikasi halal.

"Bagi sebagian UMKM, khususnya yang masih berskala mikro, biaya sekitar Rp 2 juta untuk mengurus sertifikasi halal masih memberatkan. Bagi mereka, lebih baik dana tersebut digunakan untuk menyuntik modal," tuturnya.

Iwan menilai, kuota bantuan sertifikasi halal yang ada saat ini masih minim. Apalagi jika dibandingkan dengan jumlah UMKM, khususnya yang bergerak di sektor makanan minuman, kosmetik, dan sektor lain yang diwajibkan mengantongi sertifikasi halal.

Tanpa adanya kemudahan persayaratan dan tambahan kuota bantuan, menurut dia, aturan wajib sertifikasi halal justru akan memberatkan UMKM. Aturan tersebut akan kontraproduktif dengan tumbuh kembang UMKM saat ini.

"Sertifikasi halal memang bisa menjadi keunggulan bersaing bagi produk UMKM. Apalagi, secara global, pasar produk halal juga terus meningkat signifikan," ujarnya.

Akan tetapi, menurut dia, karena UMKM adalah sektor usaha berkebutuhan khusus, regulator juga harus memberikan perlakuan khusus. Dengan demikian, antara regulasi dan target bisa sejalan.


Halaman:

Editor: Siska Nirmala

Tags

Komentar

Terkini

X