Senin, 17 Februari 2020

Menanti Pasar Pembiayaan yang Semakin Kompetitif

- 10 November 2019, 21:43 WIB
PERESMIAN Galeri Investasi di salah satu emiten Jabar/YULISTYNE KASUMANINGRUM/PR

BANDUNG, (PR).- Pasar pembiayaan Indoensia diprediksi akan semakin kompetitif. Perkembangan itu menyusul meningkatnya minat dunia usaha melantai di pasar modal demi mendapatkan pembiayaan untuk mengembangkan usahanya.

Peningkatan minat itu bisa dilihat dari jumlah perusahaan, termasuk di Jabar yang go public. Tercatat, sepanjang 2019 hingga Oktober, sudah ada enam perusahaan di Jabar yang melantai di bursa dari target lima perusahaan.

Jumlah itu masih berpeluang bertambah karena cukup banyak usaha kecil menengah di Jabar yang tengah dalam proses menuju IPO (Initial public offering).

Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jabar Tatan Pria Sudjana mengatakan, pasar modal sebagai sumber pembiayaan sebetulnya bukan perkara baru bagi pelaku usaha.

Hanya, pemahaman pengusaha mengenai pasar modal belum komprehensif. Ditambah lagi, pengusaha terbiasa mengandalkan pembiayaan dari perbankan makanya tak mengherankan jika jumlah perusahaan di Jabar yang sudah memanfaatkan pasar modal sebagai sumber pembiayaan masih sangat minim.

Akan tetapi, gencarnya sosialisasi dan edukasi yang dilakukan OJK (Otoritas Jasa Keuangan) dengan BEI (Bursa Efek Indonesia) membuat para pelaku usaha kian terbuka pandangannya mengenai pasar modal. Terutama, ada banyak kelebihan yang bisa diperoleh perusahaan yang go public. Misalnya, dari sisi pembiayaan yang lebih lentur dan berjangka panjang. Sehingga, cocok dengan kebutuhan industri yang membutuhkan dana untuk investasi jangka panjang.

“Antusiasme para pelaku usaha mengenai hal ini tinggi. Dengan dukungan pasar modal, diharapkan industri di Jabar akan lebih berdaya saing dan mampu berkontribusi lebih jauh lagi ke perekonomian serta kesejahteraan masyarakat,” katanya belum lama ini.

Halaman:

Editor: Yusuf Wijanarko

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X