Kamis, 5 Desember 2019

Investasi Kembali Menggeliat

- 1 November 2019, 14:14 WIB
MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama (kanan) dan Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengikuti rapat kabinet terbatas di Kantor Presiden Jakarta, Rabu, 30 Oktober 2019.*/ANTARA

JAKARTA, (PR).- Realisasi investasi periode Triwulan III tahun 2019 mencapai Rp 205,7 triliun, atau meningkat sebesar 18,4% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Capaian investasi periode ini berhasil menyerap tenaga kerja Indonesia sebanyak 212.581 orang. 

Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengatakan, realisasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) triwulan III tahun 2019 sebesar Rp 100,7 triliun. Angka itu naik 18,9% dari periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp 105,0 triliun atau naik 17,8% dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2018. 

Investasi tersebut berhasil menyerap tenaga kerja Indonesia sebanyak 212.581 orang. Jumlah itu terdiri dari 109.475 orang pada proyek PMDN dan 103.106 orang pada proyek PMA.  

“Pemilihan Umum pada April 2019 lalu yang terlaksana dengan damai menunjukkan sinyal positif dan berdampak pada nilai realisasi Triwulan III tahun 2019, yang meningkat sekitar 2,6% dibandingkan Triwulan II tahun 2019 lalu. Hal ini mengindikasikan kegiatan investasi kembali menggeliat, sehingga target realisasi investasi tahun 2019 besar kemungkinannya akan tercapai pada Triwulan IV ini,” kata Bahlil di Jakarta, Kamis, 31 Oktober 2019.

Lima negara asal PMA terbesar Triwulan III tahun 2019, antara lain: Singapura ( 1,9 miliar Dolar AS atau 27,1%); Belanda (1,4 miliar Dolar AS atau 20,0%); Tiongkok (1 miliar Dolar AS atau 14,3%). Sedangkan realisasi investasi periode Triwulan III tahun 2019 berdasarkan sektor usaha yaitu Transportasi; Gudang dan Telekomunikasi; Listrik, Gas  dan Air.

“Selanjutnya BKPM akan bekerja secara lebih efisien, sebagaimana arahan Bapak Presiden Jokowi, melalui koordinasi dan kolaborasi yg lebih intens dengan Kementerian/Lembaga terkait, serta Pemerintah Daerah. Baik dalam pelayanan perizinan maupun untuk memfasilitasi penyelesaian permasalahan yang dihadapi investor dalam merealisasikan investasinya," ujarnya.

Selama periode Triwulan III tahun 2019, realisasi investasi di Pulau Jawa sebesar Rp 112,1 trilliun, naik 14,4% dari Triwulan III tahun 2018. Sedangkan realisasi investasi di luar Pulau Jawa sebesar Rp 93,6 trilliun atau meningkat 23,5% dari Triwulan III tahun 2018. 

“Hal yang menarik adalah adanya peningkatan realisasi invetasi yang lebih tinggi di luar Pulau Jawa. Pemerintah bertekad untuk terus mempercepat peningkatan kegiatan investasi dan ekonomi lainnya di luar Pulau Jawa. Ini untuk menunjukkan pembangunan nasional yang tersebar sampai ke luar Pulau Jawa,” ujar Plt. Deputi Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal BKPM Farah Ratnadewi Indriani.

Farah mengatakan, peningkatan realisasi investasi di luar Pulau Jawa ini tidak lepas dari kian masifnya pembangunan infrastruktur. "Program pemerintah yang membangun infrastruktur secara Indonesia sentris mulai menarik perhatian investor. Selain karena investasi berbasis sumber daya alam merupakan primadona di luar Jawa," kata dia.***



Editor: Siska Nirmala

Tags

Komentar

Terkini

X