Sabtu, 22 Februari 2020

Festival Kopi, Upaya Menarik Wisatawan ke Pangandaran

- 28 Oktober 2019, 13:48 WIB
USAI melakukan penandatanganan kerja sama antara Pemda Pangandaran dengan Bank Indonesia pada saat pembukaan festival kopi oleh Bupati Jeje Wiradinata dengan Kepala Grup Advisory Pengembangan Ekonomi Kantor Perwakilan BI Jawa Barat, Pribadi Santoso, langsung mengunjungi stand pameran kopi dari sejumlah daerah se-Priangan Timur, Sabtu, 26 Oktober 2019 malam.*/AGUS KUSNADI/KABAR PRIANGAN

PANGANDARAN,(PR).-Dalam rangka meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Tasikmalaya bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Pangandaran menyelenggarakan Festival Kopi se-Priangan Timur dalam cakupan Festival Pangandaran.

Festival kopi yang dibuka oleh Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata, Sabtu, 26 Oktober 2019 malam hari di lapangan Grand Pangandaran itu selain dihadiri oleh Kepala Grup Advisory Pengembangan Ekonomi Kantor Perwakilan BI Jawa Barat, Pribadi Santoso, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Tasikmalaya Heru Saptaji juga dihadiri oleh Kepala Dinas Pariwisata Prov Jabar Deddy Taufik, anggota DPRD Prov Jabar Ijah Hartini dan Didi Sukardi, Wakil Bupati Pangandaran Adang Hadari, Sekda Pangandaran Kusdiana dan sejumlah pejabat Pemda Pangandaran serta para pengunjung.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Tasikmalaya Heru Saptaji mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu upaya untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi melalui sumber ekonomi baru dan komoditas unggulan daerah yang iselenggarakan di lapangan Grand Pangandaran selama dua hari Jumat-Sabtu (25-26 Oktober 2019), dengan menghadirkan beragam jenis kopi dari Jawa Barat dan Jawa Tengah dengan jenis kopi Arabika dan Robusta. 

Menurut Heru, kopi merupakan komoditas unggulan di Indonesia yang saat ini sedang banyak diminati. Indonesia merupakan salah satu negara penghasil kopi di dunia. 

Ekspor utama

"Tercatat kopi merupakan komoditi ekspor utama ke-10 dengan negara tujuan ekpsor utama yaitu Amerika Serikat dan Jerman," ujar Heru.

Provinsi Jawa Barat sendiri, lanjutnya, merupakan salah satu penghasil kopi dengan kualitas terbaik dunia. Sedangkan, jumlah produksi dan luas lahan di Jawa Barat juga mengalami peningkatan selama tahun 2010 – 2016. 

"Dari wilayah Priangan Timur, Kab. Tasikmalaya, Kab. Ciamis, dan Kab. Pangandaran termasuk 10 besar kota/kab dengan produksi kopi tertinggi di Jawa Barat," ujarnya.

Melihat potensi komoditas kopi yang cukup besar maka, kata Heru, terselenggaralah Festival Kopi se-Priangan Timur ini.

Heru mengatakan, festival kopi ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan Milangkala ke-7 Kabupaten Pangandaran. Menurut dia, pada festival ini terdapat beberapa kegiatan seperti pameran yang menghadirkan kopi se Jawa Barat dan Jawa Tengah serta UMKM unggulan Priangan Timur, lalu lomba manual brewing, talkshow all about coffee dengan narasumber ternama, lomba fotografi, dan ditutup dengan hiburan musik. Serta yang paling penting yaitu business matching antara produsen kopi dengan pelaku usaha perhotelan, restoran dan kedai kopi

Halaman:

Editor: anef

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X