Kamis, 5 Desember 2019

Dianggap Lebih Aman, dari Gas Diarahkan ke Kompor Listrik

- 23 Oktober 2019, 18:24 WIB
FOTO ilustrasi kompor gas.*/ISTIMEWA

JAKARTA, (PR).- Penggunaan kompor listrik dalam beberapa waktu belakangan terus meningkat. Untuk menumbuhkan rasa aman maka  sosialisasi dan cara teknis penggunaan kompor induksi perlu dilakukan secara berkala dan konsisten. Diharapkan secara perlahan masyarakat dapat mengetahui sejumlah kelebihan menggunakan kompor induksi, dan beralih dari kompor gas.

Hal tersebut terungkap dalam siaran pera di Jakarta, Rabu 23 Oktober 2019, terkait dua even terpisah, yakni Embassy Cooking Competition in Indonesia Cuisine di ICE – Bumi Serpong Damai (BSD) Tangerang Selatan, dan pada Friday Innovation  Night (FIN) yang diselenggarakan di Yogyakarta.

Komisioner (Konselor) Dagang Malaysia External Trade Development Corporation (Matrade) – Kantor Dagang pada Kedutaan Besar Malaysia di Indonesia – Har Man Ahmad mengatakan, dirinya mendukung penggunaan kompor listrik (induksi) pada acara kompetisi memasak Embassy Cooking Competition  Indonesian Cuisine tersebut. Apalagi ia juga menggunakan kompor listrik sebagai cadangan kompor gas di rumah. 

Jadi kalau satu saat kehabisan gas, masih bisa menggunakan kompor  listrik untuk memasak, jelasnya saat ditemui usai menjadi pemenang pada kompetisi yang diselenggarakan di hall 10 arena TEI Indonesia.  Begitu juga di Malaysia, lebih banyak yang menggunakan kompor listrik – induksi dibanding menggunakan kompor gas. 

"Namun menggunakan kompor listrik (induksi) berbeda ‘feel’nya dengan apabila menggunakan kompor gas. Kalau menggunakan kompor gas dengan penggunaan kuali, maka saya lebih dapat “feel’nya. Sebab jika menggunakan kompor listrik, harus lebih waspada, sebab jika agak terlalu lama proses memasaknya, masakan menjadi ‘matang terbakar,’ sehingga mempengaruhi hasil masakan," katanya.

Selain mengikuti kompetisi memasak, kehadiran Har Man Ahmad yang sekaligus tengah mempromosikan ekspor produk Malaysia dan Indonesia melalui keikutsertaannya di salah satu booth di TEI Indonesia tersebut, mengemukakan partisipasinya sebagai bagian dari diplomasi publik untuk keperluan Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta. 

Peserta kompetisi sebagai Sekretaris Kedua dari Kedutaan Besar Rusia di Jakarta, Nikita Ivanov menyatakan, dirinya juga mendukung penggunaan kompor listrik –induksi. Namun demikian mengingat di sekitar perumahan Kedubes Rusia yang tersedia baru kompor gas, maka dirinya menyatakan, apabila harus berpindah menggunakan kompor listrik, dirinya pasti mendukung perubahan tersebut.

“Apalagi saat ini sebagian besar penduduk di Rusia juga sudah banyak yang menggunakan kompor listrik – induksi. Namun demikian masih banyak juga yang menggunakan kompor gas, kata Nikita yang orang tuanya masih kerap datang ke Indonesia, serta secara khusus menonton Festival Indonesia di Rusia. 

Penyuka masakan nasi goreng dan gado-gado yang sudah 11 tahun tinggal di Indonesia ini juga  mengatakan, dirinya secara khusus membawa bumbu khusus dari Rusia. Bagus sekali bagi dirinya mengikuti kompetisi memasak nasi goreng, mengingat dirinya juga kerap memasak untuk keluarganya di rumah,” tutur Nikita yang akhirnya menang kompetisi memasak, senang sekali berada di Indonesia, tidak hanya karena keramah-tamahan penduduknya, tetapi karena orang Indonesia suka membantu orang lain, saat menemui kesulitan. 


Halaman:

Editor: anef

Tags

Komentar

Terkini

X