Sabtu, 6 Juni 2020

PTDI Lakukan Ferry Flight 1 Unit Pesawat Terbang NC212i ke Thailand

- 23 Oktober 2019, 01:43 WIB
null

BANDUNG, (PR).- PT Dirgantara Indonesia (Persero) melakukan pengantaran satu unit pesawat terbang NC212i untuk Ministry of Agriculture and Cooperatives (MOAC) Thailand, Selasa, 22 Oktober 2019. Direncanakan pesawat tersebut akan tiba di Nakhon Sawan Air Base, Muang, Nakhon Sawan, Thailand, Kamis, 24 Oktober 2019.

Direktur Niaga PTDI, Ade Yuyu Wahyuna meninjau persiapan dan melepas ferry flight pesawat terbang NC212i yang kemudian akan dioperasikan Department of the Rain Making and Agricultural Aviation, Ministry of Agriculture and Cooperatives (MOAC), Thailand. Capt. Esther Gayatri Saleh, Chief Test Pilot PTDI sebagai Pilot In Command Ferry and Acceptance Mission, dan Capt. Ervan Gustanto sebagai Chief the Mission Copilot menerbangkan pesawat NC212i dari Bandara Husein Sastranegara, Bandung menuju Bandara Hang Nadim, Batam, kemudian diterbangkan kembali menuju Bandara Internasional Hat Yai, Thailand, bagian selatan di dekat perbatasan Malaysia dan dilanjutkan ke Nakhon Sawan Air Base, Muang, Nakhon Sawan, Thailand, sebagai destinasi terakhir.
 

Pesawat NC212i itu akan melakukan Final Acceptance oleh Department of the Rain Making and Agricultural Aviation, Ministry of Agriculture and Cooperatives (MOAC) Thailand, pada 25 Oktober 2019. Manager Komunikasi Perusahaan dan Promosi PT DI Adi Prastowo mengatakan pesawat terbang NC212i ini dapat digunakan sebagai passenger transport, VIP, cargo, rain making, troop/paratroop transport dan medical evacuation yang dapat dipasang bergantian sesuai dengan kebutuhan operasional Ministry of Agriculture and Cooperative (MOAC) Thailand.

“Pesawat NC212i tersebut telah sepenuhnya dikerjakan PTDI artinya PTDI merupakan satu-satunya industri pesawat terbang di dunia yang saat ini memproduksi pesawat NC212i,” ujarnya melalui pers rilis yang diterima wartawan Pikiran Rakyat. 

PTDI sampai saat ini telah berhasil melakukan pengiriman pesawat dan helikopter, baik dalam dan luar negeri, sebanyak 443 unit. PTDI telah berhasil memproduksi pesawat NC212 sebanyak 114 unit dari total sebanyak 585 unit populasi pesawat NC212 series di dunia.

Menurut Adi prospek industri pesawat terbang saat ini masih cukup besar, terutama di pesawat komersial. Adapun kebutuhan pesawat NC212i dunia untuk 10 tahun ke depan yakni sebanyak 255 unit. “Rencana ekspansi PTDI kedepannya adalah pada Asia Pasifik dan Afrika,” katanya.

Lebih lanjut Adi mengatakan Thailand merupakan pelanggan kedua yang paling banyak membeli pesawat terbang buatan PTDI. Hal itu dikarenakan pesawat terbang yang diproduksi dinilai sesuai dengan medan dan kebutuhan pertahanannya. Selain itu, letak geografis Thailand yang dekat dengan Indonesia mempermudah kegiatan dukungan purna jual (after sales support).***

Editor: Eva Fahas


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X